text maarque kanan

LIFE IS ADVENTURE

Sabtu, 17 Maret 2012

Warna - warna interior / eksterior

Tip 44 PALET WARNA, Bantuan Membuat Kombinasi Desain Warna Cat Interior/ Eksterior Rumah

annahape.com Masing bingung menentukan paduan warna cat tembok/dinding rumah, apartemen atau kantor? Dalam beberapa tip (6,15,21, dan 40)saya berulang berbicara tentang warna cat tembok/cat rumah/cat dinding, sebagai bagian penting dari desain interior maupun eksterior. Untuk sebagian Anda tip saya itu rupanya masih belum cukup praktis, applicable. Misalnya, warna biru cocoknya dengan warna Apa? Kalau Merah?
Nah untuk membantu Anda yang ingin membuat kombinasi warna, palet yang saya peroleh dari visibone.com dapat membantu.
Sebelum Anda menggunakan palet warna itu, baiklah Anda tahu bahwa ada 3 kelas warna yaitu:
Warna Primer, yaitu merah, biru dan kuning
Warna sekunder, kalau Anda membuat kombinasi di antara ketiga warna tersebut, Anda akan mendapatkan warna: orange, hijau dan ungu.
Warna Tersier, kemudian, kalau Anda membuat kombinasi antara ketiga warna sekunder Anda mendapakat enam warna. So, total warna “dasar” menjadi 12, dan biasanya disebut sebagai roda 12 warna. Dengan warna hitam dan putih di tengahnya sebagai warna yang netral. Penambahan warna netral ke 12 warna lain akan membuat intensitas warna menjadi berbeda. Tambahan warna putih membuat warna menjadi lebih muda. Tambahan warna hita akan membuat warna menjadi lebih gelap. Dan warna abu-abu akan meningkatkan tone warna.
Umumnya, dalam pelajaran tentang komposisi atau kombinasi warna dikenal tiga aturan dasar yaitu:
Pertama, Warna Sekeluarga selalu welcome. Kebanyakan warna selalu baik dipadukan dengan warna dari satu keluarga – warna merah dengan warna merah lainnya, hijau dengan hijau. Orang kadang menyebutnya sebagai skema monokromatik: semua warna diturunkan dari satu warna tunggal.
Kedua, Warna yang bertetangga adalah teman. Anda dapat memadukan satu warna dengan warna yang bertetangga. Misalnya warna merah dengan orange atau violet. Kombinasi ini biasanya disebut skema analog.
Ketiga, Warna Berlawanan itu menarik. Paduan warna komplementer, atau kontras. Setiap warna mempunya pasangan natural, yaitu warna yang berlawanan (180 derajat). Itu sebabnya merah dan hijau dapat kelihatan bagus bila dikombinasikan. Warna hangat berkomplementer dengan waran sejuk dan sebaliknya, Orang menyebutnya sebagai skema komplementer.
Fakta lain tentang warna
Panas dan dingin. Setiap warna mempunyai suhu. Entah panas, yaitu kelompok warna di spektrum merah/kuning. Atau dingin sejuk – yaitu kelompok warna pada spektrum biru/violet.
Gelap dan Terang. Sebuah warna dapat dibuat lebih terang atau gelap.
Cerah atau Kalem. Cerah atau kalem terkait dengan intensitas warna atau kroma. Intensitas warna dapat di kelompokkan menjadi pure, bright dan brillian. Warna dengan intensitas/chroma rendah akan menjadi lebih kalem.
Contoh (dari BEHR) di bawah ini adalah paduan warna dari keluarga unggu/purple/violet, dengan permainan intensitas warna atau kroma pada sebuah ruang. Hmm, bagaimana? Apakah Anda dapat menemukan warna-warna dalam foto di Palet Warna? Berapa Warna?
Sekarang coba refleksikan salah satu ruangan di rumah, apartemen atau kantor Anda? Bagaimana Anda menilai komposisi warnanya?

Kalau teori tentang warna terlalu membingungkan, dan membuat Anda kawatir interior rumah Anda jadi kacau balau, ingat saja ini: warna untuk interior rumah jarang sekali bercorak warna-warni nan tajam. Ada dua kelompok yang paling sering dipakai: pertama: kuning dengan krem, ungu/biru-keunguan. Dan (campuran) merah-orange atau warna teracota dengan warna peach pucat. (Yang belum membaca Tip 6 (tentang tip mengecat),Tip 15 (Efek Warna Dinding Lantai Plafon), Tip 21 (Harmonisasi Warna Kontras) , dan Tip 40 (Warna dan ruang), saya sarankan untuk membacanya).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar