text maarque kanan

INGATKAN DIRIMU UNTUK MENGATUR SEGALA SESUATU SUDAH DI ATUR ALLOH

salju

Kamis, 07 Februari 2019



Kamis, 17 Januari 2019

Perintah MYSQL

Perintah MySQL untuk Menampilkan Data dari Beberapa Tabel


Di dalam suatu RDBMS termasuk MySQL, tentunya sudah menjadi suatu kewajaran jika dalam satu database dapat terdiri dari beberapa tabel. Masing-masing tabel tersebut dapat berhubungan (berelasi) satu sama lain. Relasi antar-tabel dapat berupa relasi 1-1 (one-to-one), 1-M (one-to-many), atau M-N (many-to-many). Sebagai contoh terlihat pada gambar pemodelan data konseptual (class diagram) di bawah ini. Tabel pelanggan berhubungan dengan pesan, pesan dengan barang, dsb.
Pada pembuatan suatu aplikasi, terkadang kita juga memerlukan tampilan data yang tidak hanya berasal dari 1 (satu) tabel, namun bisa dari beberapa tabel sekaligus. Contohnya, dari class diagram di bawah, kita ingin menampilkan nama pelanggan berikut transaksi yang pernah dilakukannya. Dari contoh tersebut, kita harus bisa menggabungkan minimal dua tabel, yaitu pelanggan dan pesan.
Untuk menggabungkan 2 (dua) atau lebih tabel, kita dapat menggunakan bentuk perintah JOIN. Dalam tutorial ini, akan dijelaskan secara bertahap mengenai bagaimana menggabungkan dua tabel atau lebih, terutama untuk menampilkan data yang berasal dari beberapa tabel. Contoh-contoh dalam tutorial ini secara khusus telah dicoba di database MySQL, namun demikian secara umum perintah penggabungan tabel di semua jenis database tidak jauh berbeda alias sama.

Sebelum belajar mengenai perintah penggabungan tabel, perlu dipersiapkan tabel-tabel yang akan dijadikan sebagai bahan latihan dan contoh dalam tutorial ini. Kita akan menggunakan tabel rancangan sistem pemesanan barang (pembelian) sederhana berikut ini. Untuk membuatnya, Anda dapat menggunakan tools seperti PHPMyAdmin dan MySQLFront atau dapat juga melalui command-prompt. Jika diperlukan, pelajari kembali postingan saya sebelumnya mengenai administrasi database MySQL dengan PHPMyAdmin dan juga dasar-dasar perintah SQL. Jangan lupa isikan beberapa contoh data ke tabel-tabel yang sudah Anda buat.
Contoh Class Diagram Sistem Pembelian
Contoh Class Diagram Sistem Pembelian

1. Inner Join

Dengan inner join, tabel akan digabungkan dua arah, sehingga tidak ada data yang NULL di satu sisi. Sebagai contoh, kita akan menggabungkan tabel pelanggan dan pesan dimana kita akan menampilkan daftar pelanggan yang pernah melakukan pemesanan (transaksi). Misalkan isi tabel pelanggan dan pesan adalah sebagai berikut :
Tabel pelanggan (hanya ditampilkan field id_pelanggan, nm_pelanggan dan email)
Contoh isi tabel pelanggan
Contoh isi tabel pelanggan
Tabel pesan.
Contoh isi tabel pesan
Contoh isi tabel pesan
Cara #1. Inner Join dengan WHERE.
Penggabungan dengan klausa WHERE memiliki bentuk umum sebagai berikut:
SELECT tabel1.*, tabel2.* FROM tabel1, tabel2
WHERE tabel1.PK=tabel2.FK;
Berikut ini perintah SQL untuk menggabungkan tabel pelanggan dan pesan:
SELECT pelanggan.id_pelanggan, pelanggan.nm_pelanggan, pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan
FROM pelanggan, pesan
WHERE pelanggan.id_pelanggan=pesan.id_pelanggan;
Hasilnya sebagai berikut:
Hasil Penggabungan 2 Tabel dengan Where
Hasil Penggabungan 2 Tabel dengan WHERE
Pada hasil perintah query di atas terlihat bahwa terdapat 5 (lima) transaksi yang dilakukan oleh 3 (tiga) orang pelanggan. Jika kita lihat kembali isi tabel pelanggan di atas, maka terdapat satu pelanggan yang tidak ditampilkan yaitu yang memiliki id pelanggan P0003. Pelanggan tersebut tidak ditampilkan karena belum pernah melakukan transaksi.
Cara #1. Inner Join dengan klausa INNER JOIN.
Berikut ini bentuk umumnya:
SELECT tabel1.*, tabel2.*
FROM tabel1 INNER JOIN tabel2
ON tabel1.PK=tabel2.FK;
Dan berikut ini perintah SQL penggabungan tabel pelanggan dan pesan.
SELECT pelanggan.id_pelanggan, pelanggan.nm_pelanggan, pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan
FROM pelanggan INNER JOIN pesan
ON pelanggan.id_pelanggan=pesan.id_pelanggan;
Hasilnya akan sama dengan gambar di atas (cara #1).

2. Outer Join

Dengan outer join, tabel akan digabungkan satu arah, sehingga memungkinkan ada data yang NULL (kosong) di satu sisi. Sebagai contoh, kita akan menggabungkan tabel pelanggan dan pesan dimana kita akan menampilkan daftar pelanggan yang pernah melakukan pemesanan (transaksi).
Outer Join terbagi menjadi 2 (dua) yaitu LEFT JOIN dan RIGHT JOIN. Berikut ini bentuk umum dan contohnya:
LEFT JOIN.
Bentuk umum:
SELECT tabel1.*, tabel2.*
FROM tabel1 LEFT JOIN tabel2
ON tabel1.PK=tabel2.FK;
Contoh perintah SQL:
SELECT pelanggan.id_pelanggan, pelanggan.nm_pelanggan, pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan
FROM pelanggan LEFT JOIN pesan
ON pelanggan.id_pelanggan=pesan.id_pelanggan;
Hasilnya:
Hasil Perintah Left Join
Hasil Perintah Left Join
Berbeda dengan hasil sebelumnya (inner join), penggunaan left join akan menampilkan juga data pelanggan dengan id P0003, walaupun pelanggan tersebut belum pernah bertransaksi. Dan pada kolom id_pesan dan tgl_pesan untuk pelanggan P0003 isinya NULL, artinya di tabel kanan (pesan) pelanggan tersebut tidak ada.
RIGHT JOIN
Bentuk umum:
SELECT tabel1.*, tabel2.*
FROM tabel1 RIGHT JOIN tabel2
ON tabel1.PK=tabel2.FK;
Contoh perintah SQL:
SELECT pelanggan.id_pelanggan, pelanggan.nm_pelanggan, pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan
FROM pelanggan RIGHT JOIN pesan
ON pelanggan.id_pelanggan=pesan.id_pelanggan;
Hasilnya:
Hasil Perintah Right Join
Hasil Perintah Right Join
Dengan right join, tabel yang menjadi acuan adalah tabel sebelah kanan (tabel pesan), jadi semua isi tabel pesan akan ditampilkan. Jika data pelanggan tidak ada di tabel pelanggan, maka isi tabel pesan tetap ditampilkan.

Menggabungkan 3 Tabel atau Lebih

Untuk menggabungkan tiga tabel atau lebih, pada dasarnya sama dengan penggabungan 2 (dua) tabel. Sebagai contoh misalnya kita akan menampilkan barang-barang yang dipesan beserta nama barang dan harganya untuk pemesanan dengan nomor 1, sedemikian sehingga hasilnya menjadi sebagai berikut:
Contoh Hasil Penggabungan 3 Tabel
Contoh Hasil Penggabungan 3 Tabel

Selasa, 24 November 2015

Daftar Harga Iphone Apple November 2015

Harga Iphone Apple – Informasi hariangadget.com kali ini akan mengulas seputar harga handphone dari Apple yang diberi nama Iphone. Handphone ini dapat dibilang sebagai sebuah handphone premium dengan harga selangit. Harga Jutaan sudah sangat familiar pada setiap gadget dari Apple, baik itu Ipad maupun Iphone.
Perusahaan teknologi terbesar dari Ameria tersebut memang di khususkan untuk kalangan premium yang tak segan-segan mengeluarkan jutaan rupiah untuk membeli handphone Apple. Ditambah lagi basis penggemar yang sangat besar, tentu akan semakin menambah nilai Jual dari Iphone.
Iphone sendiri merupakan ponsel yang pertama kali memulai fenomena Smartphone berlayar Touch Screen, diawal perilisan Iphone memang mendapat banyak cibiran dari banyak orang karena, dahulu handphone dengan layar Touch Screen dianggap aneh, namun hal tersebut diputar balikan oleh Apple setelah produk Iphone yang mereka rilis pertama kali berhasil sukses dipasaran.
Hal ini tentu membuat perusaah handphone lainnya cemburu dengan kesuksesan yang dialami oleh Apple, maka tak heran disaat Android hadir sebagai OS Handphone, banyak perusaah handphone dunia yang berbondong-bondong menggunakan Android. Tujuan mereka hanya 1 yaitu mampu bersaing dengan Iphone dipasar handphone kelas premium berlayar Touch Screen.
Perusaan yang di derikan Steve Job tersebut memang sangat sukses, dan menjadi salah satu inovator dalam perkembangan teknologi dunia, maka tak heran banyak orang yang menunggu karya-karya terbaru dari Apple yang selalu dirilis setiap tahunnya. Pada penghujung tahun 2013 Apple mengeluarkan Iphone 5S dengan penuh inovasi terbaru yang tak mungkin akan anda jumpai pada handphone berbasis Android ataupun Windows Phone. Menggunakan OS terbaru juga yaitu Ios 7, alhasil menghasilkan user interface yang sangat cantik dan terkeasan sangat elegan.
Bagi anda yang tertarik membeli Handphone premium ini, dan belum tau berapa Harga Iphone dibulan ini, kami sudah menyediakan informasi Daftar Harga Iphone Apple terbaru yang sudah kami rangkum pada daftar harga handphone Iphone dibawaah ini.

Daftar Harga Iphone Apple Terbaru

Harga Iphone Apple
Harga Apple Iphone

Harga iPhone iPhone 6s Plus

  • Harga 16GB: Rp 13.200.000
  • Harga 64GB : Rp 15.200.000
  • Harga 128GB : Rp 17.790.000
  • Layar 5.5 inches, 1080 x 1920 pixels (~401 ppi pixel density)
  • Internal 16/64/128 GB
  • 2 GB RAM
  • iOS 9
  • CPU Apple A9, Dual-core 1.84 GHz
  • Kamera belakang 12 MP, 4608 x 2592 pixels
  • Kamera depan 5 MP, 1080p@30fp
  • Baterai Non-removable Li-Po 2750 mAh b
 Apple iPhone 6s Plus (Garansi Internasional)

Harga iPhone iPhone 6s

  • Harga 16GB: Rp 11,999,000
  • Harga 64GB : Rp 14,799,000
  • Harga 128GB : Rp 15,699,000
  • Layar 4.7 inches, 750 x 1334 pixels (~326 ppi pixel density)
  • Internal 16/64/128 GB
  • 2 GB RAM
  • iOS 9
  • CPU Apple A9, Dual-core 1.84 GHz
  • Kamera belakang 12 MP, 4608 x 2592 pixels
  • Kamera depan  5 MP, 1080p@30fp
  • Baterai  Non-removable Li-Po 1715 mAh
 Apple iPhone 6s (Garansi Internasional)
Advertisement

Harga iPad Pro

  • Harga 32GB: –
  • Harga 128GB : –
  • Layar 12.9 inches, 2048 x 2732 pixels (~265 ppi pixel density)
  • Internal 32/128 GB
  • 4 GB RAM
  • iOS 9
  • CPU Apple A9X
  • Kamera belakang 8 MP, 3264 x 2448 pixels
  • Kamera depan 1.2 MP, 720p@30fps
  • Baterai Non-removable Non-removable Li-Po
 Harga iPad Pro (Garansi Internasional)

Harga iPad Mini 4

  • Harga 16GB : –
  • Harga 64GB : –
  • Harga 128GB : –
  • Layar 1536 x 2048 pixels, 7.9 inches (~324 ppi pixel density)
  • Internal 16/64/128 GB
  • 1 GB RAM
  • iOS 8.1
  • CPU Apple A8, Dual-core 1.5 GHz Typhoon
  • Kamera belakang 8 MP, 3264 x 2448 pixels
  • Kamera depan 1.2 MP, 720p@30fps
  • Baterai Non-removable Li-Ion 5124 mAh
 Apple iPad Mini 4
(Garansi Internasional)

Harga iPhone iPhone 6 Plus

  • Harga 16GB: Rp 9.850.000
  • Harga 64GB : Rp 11.490.000
  • Harga 128GB : Rp 12.500.000
  • Layar 1080 x 1920 pixels, 5.5 inches (~401 ppi pixel density)
  • Jenis layar LED-backlit IPS LCD, capacitive touchscreen, 16M colors
  • Internal 16/64/128 GB
  • 1 GB RAM
  • iOS 8
  • CPU Apple A8, Dual-core 1.4 GHz Cyclone (ARM v8-based)
  • Kamera belakang 8 MP, 3264 x 2448 pixels
  • Kamera depan 1.2 MP, 720p@30fps
  • Baterai Non-removable Li-Po 2915 mAh
 Apple iPhone 6 Plus
 (Garansi Internasional)

Harga iPhone iPhone 6

  • Harga 16GB: Rp 8.600.000
  • Harga 64GB : Rp 9.990.000
  • Harga 128GB : Rp 11.300.000
  • Layar 750 x 1334 pixels, 4.7 inches (~326 ppi pixel density)
  • Jenis layar LED-backlit IPS LCD, capacitive touchscreen, 16M colors
  • Internal 16/64/128 GB
  • 1 GB RAM
  • iOS 8
  • CPU Apple A8, Dual-core 1.4 GHz Cyclone (ARM v8-based)
  • Kamera belakang 8 MP, 3264 x 2448 pixels
  • Kamera depan 1.2 MP, 720p@30fps
  • Baterai Non-removable Li-Po 1810 mAh
 Apple iPhone 6
 (Garansi Internasional)
Advertisement

Harga iPad Mini 3 Wifi + Selular

  • Harga 16GB : Rp 6.600.000
  • Harga 64GB : Rp 8.500.000
  • Harga 128GB : Rp 9.700.000
  • Layar 1536 x 2048 pixels, 7.9 inches (~324 ppi pixel density)
  • Internal 16/64/128 GB
  • 1 GB RAM
  • iOS 8.1
  • CPU Apple A7, Dual-core 1.3 GHz Cyclone (ARM v8-based)
  • GPU PowerVR G6430
  • Kamera belakang 5 MP, 2592 х 1944 pixels
  • Kamera depan 1.2 MP, 720p@30fps
  • Baterai Non-removable Li-Po 6470 mAh battery (24.3 Wh)
 Apple iPad mini 3
(Garansi Internasional)

Harga iPad Mini 2 Wifi + Selular

  • Harga 16GB: Rp 5.200.000
  • Harga 32GB: RP 5.800.000
  • Harga 64GB: Rp 6.200.000
  • Harga Bekas : –
  • Layar1536 x 2048 pixels, 7.9 inches (~324 ppi pixel density)
  • Internal 16/64/128 GB
  • 1 GB RAM
  • iOS 7.0.2
  • CPU Apple A7, Dual-core 1.3 GHz Cyclone (ARM v8-based)
  • GPU PowerVR G6430
  • Kamera belakang 5 MP, 2592×1944 pixels
  • Kamera depan 1.2 MP, 720p@30fps
 iPad Mini(Garansi Internasional)

Harga iPad Air 2 Wifi + Selular

  • Harga 16GB : Rp 7.500.000
  • Harga 64GB : Rp 8.850.000
  • Harga 128GB : Rp 10.000.000
  • Layar 1536 x 2048 pixels, 9.7 inches (~264 ppi pixel density)
  • Internal 16/64/128 GB
  • 1 GB RAM
  • iOS 8.1
  • CPU Apple A8X, Dual-core 1.3 GHz Cyclone (ARM v8-based)
  • GPU PowerVR G6430
  • Kamera belakang 8 MP, 3264×2448 pixels
  • Kamera depan 1.2 MP, 720p@30fps
  • Baterai Non-removable Li-Po 8600 mAh
 Apple iPad Air 2(Garansi Internasional)

Harga iPad Air Wifi + Selular

  • Harga Baru : Rp.4,7500,000,- (16GB)
  • Harga Bekas : –
  • Layar 1536 x 2048 pixels, 9.7 inches (~264 ppi pixel density)
  • Internal 16 GB
  • 1 GB RAM
  • iOS 7.0.2
  • CPU Apple A7, Dual-core 1.3 GHz Cyclone (ARM v8-based)
  • GPU PowerVR G6430
  • Kamera belakang 5 MP, 2592 x 1944 pixels, autofocus
  • Kamera depan 1.2 MP, 720p@30fps
.Apple iPad Air Wi-Fi + Cellular 16GB(Garansi Internasional)

Harga iPhone 5S

  • Harga 16GB : Rp 4.950.000
  • Harga 32GB : Rp 5.550.000
  • Harga 64GB : Rp 5.830.000
  • Layar 640 x 1136 pixels, 4.0 inches (~326 ppi pixel density)
  • Internal 16 GB
  • 1 GB RAM
  • iOS 7
  • CPU Apple A7, Dual-core 1.7 GHz
  • GPU PowerVR Series 6
  • Kamera belakang 8 MP, 3264×2448 pixels
  • Kamera depan 1.2 MP, 720p@30fps
 Apple - iPhone 5S 16GB(Garansi Internasional)

Harga iPhone 5c 16GB

  • Harga 16GB : Rp 3.030.000
  • Harga 32GB : Rp 3.430.000
  • 640 x 1136 pixels, 4.0 inches (~326 ppi pixel density)
  • Internal 16 GB
  • 1 GB RAM
  • O.S. iOS 7.0
  • Apple A6, Dual-core 1.3 GHz
  • PowerVR SGX 543MP3 (triple-core graphics)
  • Kamera belakang 8 MP, 3264×2448 pixels
  • Kamera depan 1.2 MP, 720p@30fps
 Apple - iPhone 5c 16GB(Garansi Internasional)

Harga iPhone 5

  • Harga 16GB: Rp 3.655.000
  • Harga 32GB: Rp 3.790.000
  • Harga 64GB : Rp 3.930.000
  • 640 x 1136 pixels, 4.0 inches (~326 ppi pixel density)
  • Internal 16/32/64 GB storage
  • 1 GB RAM
  • iOS 6
  • Apple A6
  • Kamera belakang 8 MP, 3264×2448 pixels
  • Kamera depan 1.2 MP, 720p@30fps
 Apple - iPhone 5(Garansi Internasional)

Harga iPhone 4S

  • Harga 16GB : Rp 2.150.000
  • Harga 32GB: Rp 2.405.000
  • Harga 64GB : Rp 2.550.000
  • 640 x 960 pixels, 3.5 inches (~330 ppi pixel density)
  • Internal 16/32/64 GB storage
  • iOS 5
  • 1 GHz dual-core ARM Cortex-A9 processor,
  • PowerVR SGX543MP2 GPU, Apple A5 chipset
  • Kamera belakang 8 MP, 3264×2448 pixels
  • Kamera depan VGA
 Apple - iPhone 4S(Garansi Internasional)

Harga iPhone 4

  • Harga (16GB) : Rp 1.700.000
  • Harga (32GB) : Rp 1.900.000
  • 640 x 960 pixels, 3.5 inches
  • Internal 16GB storage
  • 512 MB RAM
  • iOS 4
  • 1 GHz Apple A4 processor
  • Kamera belakang 5 MP, 2592 x 1944 pixels
  • Kamera depan VGA
 Apple - iPhone 4 16GB(Garansi Internasional)
  • Note : Harga iPhone diatas bisa berubah sewaktu-waktu, dan kami memberikan harga termurah jadi kemungkinan akan berbeda dengan harga di daerah anda

Sabtu, 24 Januari 2015

AJARAN SYEH SITI JENAR & KEJAWEN Dalam Memandang Ketuhanan, Dosa/Neraka, Pahala/Surga
NOV 3
Posted by SABDå
PERBANDINGAN ANTARA
AJARAN SYEH SITI JENAR
Dan PANDANGAN KEJAWEN
Mengenai Ketuhanan, Alam, dan Manusia



Syeh Siti Jenar (Lemah Abang) dalam Mengenal Tuhan
    Ajaran Siti Jenar memahami Tuhan sebagai ruh yang tertinggi, ruh maulana yang utama, yang mulia yang sakti, yang suci tanpa kekurangan. Itulah Hyang Widhi, ruh maulana yang tinggi dan suci menjelma menjadi diri manusia.
    Hyang Widhi itu di mana-mana, tidak di langit, tidak di bumi, tidak di utara atau selatan. Manusia tidak akan menemukan biarpun keliling dunia. Ruh maulana ada dalam diri manusia karena ruh manusia sebagai penjelmaan ruh maulana, sebagaimana dirinya yang sama-sama menggunakan hidup ini dengan indera, jasad yang akan kembali pada asalnya, busuk, kotor, hancur, tanah. Jika manusia itu mati ruhnya kembali bersatu ke asalnya, yaitu ruh maulana yang bebas dari segala penderitaan. Lebih lanjut Siti Jenar mengungkapkan sifat-sifat hakikat ruh manusia adalah ruh diri manusia yang tidak berubah, tidak berawal, tidak berakhir, tidak bermula, ruh tidak lupa dan tidak tidur, yang tidak terikat dengan rangsangan indera yang meliputi jasad manusia.
    Syeh Siti Jenar mengaku bahwa, “aku adalah Allah, Allah adalah aku”. Lihatlah, Allah ada dalam diriku, aku ada dalam diri Allah.  Pengakuan Siti Jenar bukan bermaksud mengaku-aku dirinya sebagai Tuhan Allah Sang Pencipta ajali abadi, melainkan kesadarannya tetap teguh sebagai makhluk yang diciptakan Tuhan. Siti Jenar merasa bahwa dirinya bersatu dengan “ruh” Tuhan. Memang ada persamaan antara ruh manusia dengan “ruh” Tuhan atau Zat. Keduanya bersatu di dalam diri manusia. Persatuan antara ruh Tuhan dengan ruh manusia terbatas pada persatuan manusia denganNya. Persatuannya merupakan persatuan Zat sifat, ruh bersatu dengan Zat sifat Tuhan dalam gelombang energi dan frekuensi yang sama. Inilah prinsip kemanunggalan dalam ajaran tentang manunggaling kawula Gusti atau jumbuhing kawula Gusti. Bersatunya dua menjadi satu, atau dwi tunggal. Diumpamakan wiji wonten salebeting wit.

Pandangan Syeh Lemah Abang Tentang Manusia
    Dalam memandang hakikat manusia Siti Jenar membedakan antara jiwa dan akal. Jiwa merupakan suara hati nurani manusia yang merupakan ungkapan dari zat Tuhan, maka hati nurani harus ditaati dan dituruti perintahnya. Jiwa merupakan kehendak Tuhan, juga merupakan penjelmaan dari Hyang Widdhi (Tuhan) di dalam jiwa, sehingga raga dianggap sebagai wajah Hyang Widdhi. Jiwa yang berasal dari Tuhan itu mempunyai sifat zat Tuhan yakni kekal, sesudah manusia raganya mati maka lepaslah jiwa dari belenggu raganya. Demikian pula akal merupakan kehendak, tetapi angan-angan dan ingatan yang kebenarannya tidak sepenuhnya dapat dipercaya, karena selalu berubah-ubah.
    Menurut sabdalangit, perbedaan karakter jiwa dan akal yang bertolak belakang dalam pandangan Siti Jenar, disebabkan oleh adanya garis demarkasi yang menjadi pemisah antara sifat hakikat jiwa dan akal-budi. Jiwa terletak di luar nafsu, sementara akal-budi letaknya berada di dalam nafsu. Mengenai perbedaan jiwa dan akal, dalam wirayat Saloka Jati diungkapkan bahwa akal-budi umpama kodhok kinemulan ing leng atau wit jroning wiji (pohon ada di dalam biji). Sedangkan jiwa umpama kodhok angemuli ing leng atau wiji jroning wit (biji ada di dalam pohon).
    Bagi Syeh Siti Jenar, proses timbulnya pengetahuan datang secara bersamaan dengan munculnya kesadaran subyek terhadap obyek. Maka pengetahuan mengenai kebenaran Tuhan akan diperoleh seseorang bersama dengan penyadaran diri orang itu. Jika ingin mengetahui Tuhanmu, ketahuilah (terlebih dahulu) dirimu sendiri. Syeh Lemah bang percaya bahwa kebenaran yang diperoleh dari hal-hal di atas ilmu pengetahuan, mengenai wahyu dan Tuhan bersifat intuitif. Kemampuan intuitif ini ada bersamaan dengan munculnya kesadaran dalam diri seseorang.

Pandangan Syeh Lemah Bang Tentang Kehidupan Dunia
    Pandangan Syeh Jenar tentang dunia adalah bahwa hidup di dunia ini sesungguhnya adalah mati. Dikatakan demikian karena hidup di dunia ini ada surga dan neraka yang tidak bisa ditolak oleh manusia. Manusia yang mendapatkan surga mereka akan mendapatkan kebahagiaan, ketenangan, kesenangan. Sebaliknya rasa bingung, kalut, muak, risih, menderita itu termasuk neraka.  Jika manusia hidup mulia, sehat, cukup pangan, sandang, papan maka ia dalam surga. Tetapi kesenangan atau surga di dunia ini bersifat sementara atau sekejap saja, karena betapapun juga manusia dan sarana kehidupannya pasti akan menemui kehancuran.
    Syeh Jenar mengumpamakan bahwa manusia hidup ini sesungguhnya mayat yang gentayangan untuk mencari pangan pakaian dan papan serta mengejar kekayaan yang dapat menyenangkan jasmani. Manusia bergembira atas apa yang ia raih, yang memuaskan dan menyenangkan jiwanya, padahal ia tidak sadar bahwa semua kesenangan itu akan binasa. Namun begitu manusia suka sombong dan bangga atas kepemilikan kekayaan, tetapi tidak menyadari bahwa dirinya adalah bangkai. Manusia justru merasa dirinya mulia dan bahagia, karena manusia tidak menyadari bahwa harta bendanya merupakan penggoda manusia yang menyebabkan keterikatannya pada dunia.
    Jika manusia tidak menyadari itu semua, hidup ini sesungguhnya derita. Pandangan seperti itu menjadikan  sikap dan pandangan Siti Jenar menjadi ekstrim dalam memandang kehidupan dunia. Hidup di dunia ini adalah mati, tempat baik dan buruk, sakit dan sehat, mujur dan celaka, bahagia dan sempurna, surga dan neraka, semua bercampur aduk menjadi satu. Dengan adanya peraturan maka manusia menjadi terbebani sejak lahir hingga mati. Maka Syeh Siti Jenar sangat menekankan pada upaya manusia untuk hidup yang abadi agar tahan mengalami hidup di dunia ini. Siti Jenar kemudian mengajarkan bagaimana mencari kamoksan (mukswa/mosca) yakni mati sempurna beserta raganya lenyap masuk ke dalam ruh (warongko manjing curigo). Hidup ini mati, karena mati itu hidup yang sesungguhnya karena manusia bebas dari segala beban dan derita. Karena hidup sesudah kematian adalah hidup yang sejati, dan abadi.

Syeh Siti Jenar Mengkritik Ulama dan Para Santrinya
    Alasan yang mendasari mengapa Syeh Siti Jenar mengkritik habis-habisan para ulama dan santrinya karena dalam kacamata Syeh Siti, mereka hanya berkutat pada amalan syariat (sembah raga). Padahal masih banyak tugas manusia yang lebih utama harus dilakukan untuk mencapai tataran kemuliaan yang sejati. Dogma-dogma, dan ketakutan neraka serta bujuk rayu surga justru membelenggu raga, akal budi, dan jiwa manusia. Maka manusia menjadi terkungkung rutinitas lalu lupa akan tugas-tugas beratnya. Manusia demikian menjadi gagal dalam upaya menemukan Tuhannya.

Kritik Syeh Lemah Bang Atas Konsep Surga-Neraka
    Konsep surga-neraka dalam ajaran Siti Jenar berbeda sekali dengan apa yang diajarkan oleh para ulama. Menurut Syeh Siti Jenar, surga dan neraka adalah dalam hidup ini. Sementara para ulama mengajarkan surga dan neraka merupakan balasan yang diberikan kepada manusia atas amalnya yang bakal diterima kelak sesudah kematian (akherat).
    Menurut Syeh Siti, orang mukmin telah keliru karena mengerjakan shalat jungkir balik, mengharap-harap surga, sedang surga sesudah kematian itu tidak ada, shalat itu tidak perlu dan orang tidak perlu mengajak orang lain untuk shalat. Shalat minta apa, minta rizki ? Tuhan toh tidak memberi lantaran shalat.
    Santri yang menjual ilmu dengan siapa pun mau menyembah Tuhan di masjid, di dalamnya terdapat Tuhan yang bohong. Para ulama telah menyesatkan manusia dengan menipu mereka jungkir balik lima kali, pagi, siang, sore, malam hanya untuk memohon-mohon imbalan surga kelak. Sehingga orang banyak tergiur oleh omongan palsunya, dan orang menjadi gelisah tak enak ketika terlambat mengerjakan shalat. Orang seperti itu sungguh bodoh dan tak tau diri, jikalau pun seseorang menyadari bahwa shalat itu dilakukan karena merupakan kebutuhan diri manusia sendiri untuk menyembah Tuhannya, manusia ternyata tidak menyadari keserakahannya; dengan minta-minta imbalan/hadiah surga. Orang-orang telah terbius oleh para ulama, sehingga mereka suka berzikir, dan disibukkan oleh kegiatan menghitung-hitung pahalanya tiap hari. Sebaliknya, lupa bahwa sejatinya kebaikan itu harus diimplementasikan kepada sesama (habluminannas).
    Lebih lanjut Syekh Siti Jenar menuduh para ulama dan murid mereka sebagai orang dungu dan dangkal ilmu, karena menafsirkan surga sebagai balasan yang nanti diterima di akhirat. Penafsiran demikian adalah penafsiran yang sangat sempit. Hidup para ulama adalah hidup asal hidup, tidak mengerti hakekat, tetapi jika disuruh mati mereka menolak mentah-mentah. Surga dan neraka letaknya pada manusia masing-masing. Orang bergelimang harta, hidupnya merasa selalu terancam oleh para pesaing bisnisnya, tidur tak nyeyak, makan tak enak, jalan pun gelisah, itulah neraka. Sebaliknya, seorang petani di lereng gunung terpencil, hasil bercocok tanam cukup untuk makan sekeluarga, menempati rumah kecil yang tenang, tiap sore dapat duduk bersantai di halaman rumah sambil memandang hamparan sawah hijau menghampar, hatinya sesejuk udaranya, tenang jiwanya, itulah surga. Kehidupan ini telah memberi manusia mana surga mana neraka.
    Syeh Siti Jenar memandang alam semesta sebagai makrokosmos dan mikrokosmos (manusia) sekurangnya kedua hal ini merupakan barang baru ciptaan Tuhan yang sama-sama akan mengalami kerusakan, tidak kekal dan tidak abadi. Manusia terdiri  atas jiwa dan raga yang intinya ialah jiwa sebagai penjelmaan zat Tuhan.
    Sedangkan raga adalah bentuk luar dari jiwa yang dilengkapi pancaindera, sebagai organ tubuh seperti daging, otot, darah, dan tulang. Semua aspek keragaan atau ketubuhan adalah barang pinjaman yang suatu saat, setelah manusia terlepas dari kematian di dunia ini, akan kembali berubah asalnya yaitu unsur bumi (tanah).
Syeh Lemah Bang, mengatakan bahwa;
    “Bukan kehendak angan-angan, bukan ingatan, pikiran atau niat, hawa nafsu pun bukan, bukan pula kekosongan atau kehampaan. Penampilanku sebagai mayat baru, andai menjadi gusti jasadku dapat busuk bercampur debu, nafasku terhembus di segala penjuru dunia, tanah, api, air, kembali sebagai asalnya, yaitu kembali menjadi baru. Bumi langit dan sebagainya adalah kepunyaan seluruh manusia, manusialah yang memberi nama”.

Kesimpulan
    Pandangan Syeh Lemah Bang; tentang terlepasnya manusia dari belenggu alam kematian yakni hidup di alam dunia ini, berawal dari konsepnya tentang  ketuhanan, manusia dan alam. Manusia adalah jelmaan zat Tuhan. Hubungan jiwa dari Tuhan dan raga, berakhir sesudah  manusia menemui ajal atau kematian duniawi. Sesudah itu manusia bisa manunggal dengan Tuhan dalam keabadian. Pada saat itu semua bentuk badan wadag (jasad) atau kebutuhan jasmanisah ditinggal karena jasad merupakan barang baru (hawadist) yang dikenai kerusakan dan semacam barang pinjaman yang harus dikembalikan kepada yang punya yaitu Tuhan sendiri.
    Terlepas dari ajaran Siti Jenar yang sangat ekstrim memandang dunia sebagai bentuk penderitaan total yang harus segera ditinggalkan rupanya terinspirasi oleh ajaran seorang sufi dari Bagdad, Hussein Ibnu Al Hallaj, yang menolak segala kehidupan dunia. Hal ini berbeda dengan konsep Islam secara umum yang memadang hidup di dunia sebagai khalifah Tuhan.

Pandangan Kejawen Tentang Kehidupan di Dunia
Pandangan Kejawen tentang makna hidup manusia  dunia ditampilkan secara rinci, realistis, logis dan mengena di dalam hati nurani; bahwa hidup ini diumpamakan hanya sekedar mampir ngombe, mampir minum, hidup dalam waktu sekejab, dibanding kelak hidup di alam keabadian setelah raga ini mati. Tetapi tugas manusia sungguh berat, karena jasad adalah pinjaman Tuhan. Tuhan meminjamkan raga kepada ruh, tetapi ruh harus mempertanggungjawabkan “barang” pinjamannya itu. Pada awalnya Tuhan Yang Mahasuci meminjamkan jasad kepada ruh dalam keadaan suci, apabila waktu “kontrak” peminjaman sudah habis, maka ruh diminta tanggungjawabnya, ruh harus mengembalikan jasad pinjamannya dalam keadaan yang suci seperti semula. Ruh dengan jasadnya diijinkan Tuhan “turun” ke bumi, tetapi dibebani tugas yakni menjaga barang pinjaman tersebut agar dalam kondisi baik dan suci setelah kembali kepada pemiliknya, yakni Gusti Ingkang Akaryo Jagad. Ruh dan jasad menyatu dalam wujud yang dinamakan manusia. Tempat untuk mengekspresikan dan mengartikulasikan diri manusia adalah tempat pinjaman Tuhan juga yang dinamakan bumi berikut segala macam isinya; atau mercapada. Karena bumi bersifat “pinjaman” Tuhan, maka bumi juga bersifat tidak kekal.
Betapa Maha Pemurahnya Tuhan itu, bersedia meminjamkan jasad, berikut tempat tinggal dan segala isinya menjadi fasilitas manusia boleh digunakan secara gratis. Tuhan hanya menuntut tanggungjawab manusia saja, agar supaya menjaga semua barang pinjaman Tuhan tersebut, serta manusia diperbolehkan memanfaatkan semua fasilitas yang Tuhan sediakan dengan cara tidak merusak barang pinjaman dan semua fasilitasnya.
Itulah tanggungjawab manusia yang sesungguhnya hidup di dunia ini; yakni menjaga barang “titipan” atau “pinjaman”, serta boleh memanfaatkan semua fasilitas yang disediakan Tuhan untuk manusia dengan tanpa merusak, dan tentu saja menjaganya agar tetap utuh, tidak rusak, dan kembali seperti semula dalam keadaan suci. Itulah “perjanjian” gaib antara Tuhan dengan manusia makhlukNya. Untuk menjaga klausul perjanjian tetap dapat terlaksana, maka Tuhan membuat rumus atau “aturan-main“ yang harus dilaksanakan oleh pihak peminjam yakni manusia. Rumus Tuhan ini yang disebut pula sebagai kodrat Tuhan; berbentuk hukum sebab-akibat. Pengingkaran atas isi atau “klausul kontrak” tersebut berupa akibat sebagai konsekuensi logisnya. Misalnya; keburukan akan berbuah keburukan, kebaikan akan berbuah kebaikan pula. Barang siapa menanam, maka mengetam. Perbuatan suka memudahkan akan berbuah sering dimudahkan. Suka mempersulit akan berbuah sering dipersulit.

Konsep Kejawen Tentang Pahala dan Dosa
dan Pandangan Kejawen tentang Kebaikan-Keburukan

    Ajaran Kejawen tidak pernah menganjurkan seseorang menghitung-hitung pahala dalam setiap beribadat. Bagi Kejawen, motifasi beribadat atau melakukan perbuatan baik kepada sesama bukan karena tergiur surga. Demikian pula dalam melaksanakan sembahyang manembah kepada Tuhan Yang Maha Suci bukan karena takut neraka dan tergiur iming-iming surga. Kejawen memiliki tingkat kesadaran bahwa kebaikan-kebaikan yang dilakukan seseorang kepada sesama bukan atas alasan ketakutan dan intimidasi dosa-neraka, melainkan kesadaran kosmik bahwa setiap perbuatan baik kepada sesama merupakan sikap adil dan baik pada diri sendiri. Kebaikan kita pada sesama adalah KEBUTUHAN diri kita sendiri. Kebaikan akan berbuah kebaikan. Karena setiap kebaikan yang kita lakukan pada sesama akan kembali untuk diri kita sendiri, bahkan satu kebaikan akan kembali pada diri kita secara berlipat. Demikian juga sebaliknya, setiap kejahatan akan berbuah kejahatan pula. Kita suka mempersulit orang lain, maka dalam urusan-urusan kita akan sering menemukan kesulitan. Kita gemar menolong dan membantu sesama, maka hidup kita akan selalu mendapatkan kemudahan.
Menurut pandangan Kejawen, kebiasaan mengharap dan menghitung pahala terhadap setiap perbuatan baik hanya akan membuat keikhlasan seseorang menjadi tidak sempurna. Kebiasaan itu juga mencerminkan sikap yang serakah, lancang, picik, dan tidak tahu diri. Karena menyembah Tuhan adalah kebutuhan manusia, bukan kebutuhan Tuhan. Mengapa seseorang masih juga mengharap-harap pahala dalam memenuhi kebutuhan pribadinya sendiri ? Dapat dibayangkan, jika kita menjadi mahasiswa maka butuh bimbingan dalam menyusun skripsi dari dosen pembimbing, maka betapa lancang, serakah, dan tak tahu diri jika kita masih berharap-harap supaya dosen pembimbing tersebut bersedia memberikan uang kepada kita sebagai upah. Dapat diumpamakan pula misalnya; kita mengharap-harapkan upah dari seseorang yang bersedia menolong kita..?
Ajaran Kejawen memandang bahwa seseorang yang menyembah Tuhan dengan tanpa pengharapan akan mendapat pahala atau surga dan bukan atas alasan takut dosa atau neraka, adalah sebuah bentuk KEMULIAAN HIDUP YANG SEJATI. Sebaliknya, menyembah Tuhan, berangkat dari kesadaran bahwa manusia hidup di dunia ini selalu berhutang kenikmatan dan anugrah dari Tuhan. Dalam satu detik seseorang akan kesulitan mengucapkan satu kalimat sukur, padahal dalam sedetik itu manusia adanya telah berhutang puluhan atau bahkan ratusan kenikmatan dan anugerah Tuhan. Maka seseorang menjadi tidak etis, lancang dan tak tahu diri jika dalam bersembahyang pun manusia masih menjadikannya sebagai sarana memohon sesuatu kepada Tuhan. Tuhan tempat meminta, tetapi manusia lah yang tak tahu diri tiada habisnya meminta-minta. Dalam sikap demikian ketenangan dan kebahagiaan hidup yang sejati akan sangat sulit didapatkan.
Sembahyang tidak lain sebagai cara mengungkapkan rasa berterimakasihnya kepada Tuhan. Namun demikian ajaran Kejawen memandang bahwa rasa sukur kepada Tuhan melalui sembahyang atau ucapan saja tidak lah cukup, tetapi lebih utama harus diartikulasikan dan diimplementasikan ke dalam bentuk tindakan atau perbuatan baik kepada sesama dalam kehidupan sehari-harinya. Jika Tuhan memberikan kesehatan kepada seseorang, maka sebagai wujud rasa sukurnya orang itu harus membantu dan menolong orang lain yang sedang sakit atau menderita.
Itu lah pandangan yang menjadi dasar Kejawen bahwa menyembah Tuhan, dan berbuat baik pada sesama, bukanlah KEWAJIBAN (perintah) yang datang dari Tuhan, melainkan diri kita sendiri yang mewajibkan.

Kamis, 15 Januari 2015

Efek mempercantik blog

Sobat yang tertarik memasangnya silahkan ikuti tutorial memasang efek - efek pada blogberikut.

A. Efek Ringan
Mungkin Ini adalah efek yang biasa sobat lihat saat sobat blogwalking.

1. Efek salju berjatuhan
<script src='http://tateluproject.googlecode.com/files/snow.js' type='text/javascript'></script>

2. Efek hati bertaburan
<script src='http://tateluproject.googlecode.com/files/lovingheart.js' type='text/javascript'></script>

3. Efek bintang bertaburan
<script src='http://tateluproject.googlecode.com/files/bintang.js' type='text/javascript'></script>

4. Efek kembang api
<script src='http://tateluproject.googlecode.com/files/kembangapi.js' type='text/javascript'> </script>

5. Efek Gelembung
<script src='http://tateluproject.googlecode.com/files/efek-gelembung.js' type='text/javascript'> </script>

5. Efek Kupu - Kupu Terbang
<script language="JavaScript1.2" src="http://imtikhan.googlecode.com/files/Kupu-kupu1.js"> </script>


Cara pemasangan :
  1. Klik rancangan --> Edit html
  2. Letakkan script efek di atas kode </body>
  3. Klik Save

Selasa, 13 November 2012

Pemrograman Animasi

SEJARAH ANIMASI

Animasi adalah film yang berasal dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak. Bentuk animasi tertua diperkirakan wayang kulit. Karena wayang memenuhi semua elemen animasi seperti layar, gambar bergerak, dialog dan ilustrasi musik.
Animasi mulai berkembang sekitar abad ke-18 di Amerika. Pada saat itu teknik stop motion animation banyak disenangi. Teknik ini menggunakan serangkaian gambar diam/frame yang dirangkai menjadi satu dan menimbulkan kesan seolah-olah gambar tersebut bergerak. Teknik ini sangat sulit, membutuhkan waktu, juga biaya yang banyak. Karenauntuk menciptakan animasi selama satu dektik, kita membutuhkan sebanyak 12-24 frame gambar diam. Bayangkan jika film animasi itu berdurasi satu jam bahkan lebih.
J. Stuart Blackton mungkin adalah orang Amerika pertama yang menjadi pionir dalam menggunakan teknik stop motion animation. Beberapa film yang telah diciptakannya dengan menggunakan teknik ini adalah The Enchanted Drawing (1900) dan Humorous Phases of Funny Faces (1906).
Selanjutnya, setelah teknologi komputer berkembang, bermunculan animasi yang dibuat dengan teknologi komputer. Animasi itu macam-macam jenisnya. Ada yang 2 dimensi (2D) dan 3 dimensi (3D). Pada animasi 2D, figur animasi dibuat dan diedit di komputer dengan menggunakan 2D bitmap graphics atau 2D vector graphics. Sedangkan 3D lebih kompleks lagi karena menambahkan berbagai efek di dalamnya seperti efek percahayaan, air dan api, dan sebagainya.
Tokoh yang dianggap berjasa besar mengembangkan film animasi adalah Walt Disney. Walt Disney banyak menghasilkan karya fenomenali Mickey Mouse, Donald Duck, Pinokio, Putri Salju, dan lainnya. Walt Disney pulalah yang pertama membuat film animasi bersuara. Yakni, film Mickey Mouse yang diputar perdana di Steamboat Willie di Colony Theatre, New York pada 18 November 1928. Walt Disney juga menciptakan animasi berwarna pertama yakni, Flower and Trees yang diproduksi Silly Symphonies di tahun 1932.
Film animasi merambah pula ke negara-negara Asia. Jepang misalnya juga telah mengambangkan film animasi sejak tahun 1913 dimana pada waktu itu dilakukan First Experiments in Animation oleh Shimokawa Bokoten, Koichi Junichi, dan Kitayama Seitaro pada tahun 1913. Selanjutnya, animasi di Jepang mengikuti pula perkembangan animasi di Amerika Serikat seperti dalam hal penambahan suara dan warna. Dalam perkembangan selanjutnya, kedua negara ini banyak bersaing dalam pembuatan animasi. Amerika dikenal dengan animasinya yang menggunakan teknologi yang canggih dan kadang simpel. Sedangkan animasi Jepang mempunyai jalan cerita yang menarik. (Pmails/ Cesar Zehan Camille

Lima Laptop Termahal Di Dunia

5 Laptop Termahal Di Dunia

5 Laptop Termahal Di Dunia - Di zaman yang semakin berkembang ini, tentunya laptop memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan, beberapa manfaat yang bisa diambil dari Laptop tentunya banyak sekali, yah saya tidak usah jelaskan lagi, pastinya kamu sudah tahu, dari mulai ngetik, internetan dan lain-lainnya, sekarang pun seorang tukang ojeg pun sudah mempunyai Lapatop dengan harga yang terjangkau, namun ada juga Laptop yang harga nya di luar akal kita, dan kali ini saya akan membahas 5 Laptop termahal Di Dunia.

Berikut 5 Laptop Termahal Di Dunia :

1. Luvaglio




Yang satu ini Laptop nomor satu termahal di dunia dengan harga $1.000.000 atau sekitar Rp 9.500.000.000 (9 Miliyar Lima Ratus Juta Rupiah) memang harganya sangat-sangat mahal. Laptop ini hanya ada satu di dunia dan pembeli dapat menyesuaikan pilihan dari logam mulia, kulit. Beberapa fitur yang ada di dalam nya antara lain 128 GB solid state drive, MP3 Player, yang di bangun di stick USB.

2.  Tulip E-GO Diamond


Tulip menggambarkan dirinya sebagai notebook mewah yang paling diinginkan di dunia. harga notebook ini adlah $ 355.000 . krom dan kurva bulat membuatnya mirip tas tangan perempuan. Ia juga memiliki kulit yang terbuat dari kulit.

3. Ego For Bentley


Harganya sekitar $ 20.000 sebenarnya kinerja dari notebook ini pun tidak terlau tinggi yaitu hanya memiliki CPU 64 bit untuk Vista 64 bit dan 160 GB HDD dikarenakan bentuknya yang unik jadi harga notebook ini mahal.

4. Voodoo Envy H:171


Jika Anda ingin laptop.notebook dengan kinerja nyata dan terlihat sesuai gaya Anda, Anda dapat memilih untuk Voodoo yang akan memberikan kinerja yang tinggi dengan prosesor Intel Core 2 Extreme X6800, sebuah chunky 4GB RAM, kembar Nvidia Quadro FX Go 2500M chipset grafis, 1.3MP webcam, dual hard disk 250GB, 7-in-1 memory card reader, dual layer DVD RW dan resolusi tinggi 1920×1200 layar 17 inci. Anda dapat memilih chasis dari 24 warna, notebook ini berharga sekitar $ 8500.

5. Rock Extreme SL8


Laptop tercepat di dunia. Dengan Intel Core 2 Quad Processor, NVIDIA 9800M GPU di SLI dan mengejutkan 8GB RAM. harganya sekitar $ 5000 yang yang tentunya sebanding dengan kinrerjanya.

Dan itulah 5 Laptop termahal di Dunia.

Senin, 30 Juli 2012

Sowtware Pembuat Web

Software untuk membuat web itu ada 2 jenis :
1.Open Source
Open Source adalah sSuatu program dengan lisensi Open Source atau membuka Kode Programnya bagi siapa saja yang ingin mempelajarinya, menggantinya, memodifikasi. Caranya dengan menyertakan kode program bersama dengan distribusi paket program yang sudah jadi (hasil kompilasi). Dengan penyertaan kode program tersebut, pembeli atau pengguna program dapat “membedah” program tersebut, melakukan modifikasi sesuai dengan kebutuhannya, bahkan memperbaiki “Bug” atau kesalahan logika dalam program tersebut.
2.CMS
Content Management System merupakan sebuah software berbasis web , yang digunakan untuk mengelola konten/isi yang terdapat dalam sebuah web. Contoh sebuah CMS yang sangat Populer saat ini adalah WordPress, dan Joomla. CMS sendiri dibuat dengan menggunakan berbagai macam bahasa pemrograman, seperti: PHP (PHP Hypertext Preprocessor) bahasa pemrograman script yang paling banyak digunakan saat ini, ataupun HTML (Hypertext Markup Language) bahasa yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web.
Untuk membuat sebuah website dengan CMS relatif cukup mudah dan cepat karena kalau kita analogikan CMS itu seperti sebuah Operating System Dalam sebuah komputer (windows,linux, Mac OS) yang dibuat untuk memudahkan penggunanya sehingga kita bisa mengelola komputer kita dengan relatif cukup mudah, begitupun dengan CMS dibuat sedemikian hingga agar penggunanya mudah untuk menambah dan mengelola isi yang ada dalam sebuah website. Dengan CMS, semua itu bisa dilakukan tanpa pengguna harus belajar HTML atau bahasa pemrograman web.Karena CMS adalah suatu software (perangkat lunak) maka CMS bisa
berbasis web ataupun aplikasi desktop biasa.
Software yang diapakai untuk membuat web
1.Joomla adalah Sistem manajemen konten (SMK atau CMS) yang bebas dan terbuka (free opensource) ditulis menggunakan PHP dan basisdata MySQL untuk keperluan di internet maupun intranet. Joomla pertamakali dirilis dengan versi 1.0.0. Fitur-fitur Joomla! diantaranya adalah sistem caching untuk peningkatan performansi, RSS, blogs, poling, dll.
Joomla menggunakan lisensi GPL.
Asal kata Joomla sendiri berasal dari kata Swahili yang mengandung arti “kebersamaan”.
Kelebihan :
1.Opensource ( sudah pasti)
2. Komunitasnya sudah banyak.
3. Banyak terdapat plugin/extension/module yang dapat digunakan.
4. Karena di desain untuk portal, untuk membuat web apa saja cocok.
2. WordPress adalah salah satu aplikasi atau script berbasis web yang dapat anda gunakan untuk membangun sebuah website atau blog. WordPress digunakan oleh sebagian besar pengguna web karena instalasinya yang sangat mudah bahkan untuk yang masih pemula sekalipun. WordPress dapat digunakan untuk berbagai keperluan mulai dari blog sederhana sampai website professional. WordPress ada yang gratis dan ber-bayar.
Kelebihan :
1. Sederhana atau simple
2. URL yang dihasilkan bagus
3. Mendukung tag-tag
4. Mendukung fasilitas-fasilitas blog umum seperti trackback dan ping
5. Mendukung RSS syndicate
6. Banyak plugin atau modul
7. Lebih flexible
3.Mambo Open Source (MOS) adalah sebuah Sistem Manajemen Konten (Content Management System, CMS) open source yang digunakan untuk menciptakan dan mengelola situs web dari yang paling sederhana sampai aplikasi perusahaan yang paling kompleks sekalipun. Mambo dikenal mudah untuk diinstal, gampang dikelola dan memiliki kapabilitas yang tinggi.Komunitas Indonesia kemudian membuat situs sendiri agar dapat bekerjasama dalam mengembangkan perangkat CMS yang bersifat open source ini. Selain bertujuan untuk mensukseskan program pemerintah (departemen Komunikasi dan Informasi) tentang IGOS (Indonesia Go Open Source), situs ini juga diharapkan dapat membantu rekan-rekan sesama pengembang situs web agar memiliki referensinya dalam bahasa Indonesia. Situs ini juga diharapkan dapat menghasilkan pengembang-pengembang perangkat lunak, khususnya pengembang situs web berkualitas internasional. Tukar-menukar informasi sangat diharapkan agar dapat bersinergi sehingga akhirnya para pemngembang situs web dapat membuat situs web dengan hasil yang profesional dengan biaya yang relatif murah.
4.AuraCMS adalah salah satu dari banyak aplikasi berbasis CMS yang dapat digunakan untuk membangun website. Berbeda dengan aplikasi berbasis CMS sebelumnya, aplikasi ini dibuat oleh sumber daya manusia lokal atau CMS ini adalah hasil karya putra-putri bangsa.
Seperti kebanyakan perangkat aplikasi berbasis CMS yang ada, aplikasi ini juga dibangun dengan menggunakan PHP dan database MySQL. Aplikasi ini berlisensi GPL (General Public Licence) yang berarti bebas diperoleh dan digunakan untuk membangun website. CMS ini didesain sederhana dengan harapan akan memudahkan pengguna dalam membangun website oleh pemula sekalipun.
5. Ektron adalah sebuah perusahaan perangkat lunak swasta yang berbasis di Nashua, New Hampshire. Ini menyediakan manajemen konten web dan perangkat lunak sosial. Ektron produk utama adalah CMS400.NET, yang dibangun pada Microsoft. NET 3.5. Versi 8 dari CMS400.NET dirilis pada bulan Oktober 2009.
6.Userland Software adalah sebuah perusahaan perangkat lunak AS yang didirikan oleh Dave Winer pada tahun 1988. Userland menjual manajemen konten web dan paket perangkat lunak blog dan jasa.CMS yang berbayar menawarkan kestabilan dan performa yang lebih baik dari yangg gratis, karena untuk membuat CMS berbayar diperlukan biaya dan keahlian profesional.

Kamis, 19 Juli 2012

Mengenal Jenis-Jenis Printer

Mengenal Jenis-Jenis Printer

  juli 18, 2012 by Under Tips & Trik - 11 Comments  
Mengenal Jenis Jenis Printer ImagePrinter adalah alat yang dapat kita gunakan untuk mencetak documen (tulisan, gambar dan tampilan lainnya) dari komputer ke media kertas atau yang sejenis. Saat ini terdapat beberapa merk printer yang beredar dipasaran seperti  Epson, Hewlett Packard (HP), Canon, Lexmark dan yang lainnya.
Dari berbagai merek dan tipe printer yang ada, secara garis besar kita dapat mengelompokkan printer menjadi 3 jenis saja, yaitu printer inkjet, printer laserjet dan printer dot matrik. Apa saja kelebihan dan kekurangan dari masing-masing printer tersebut, berikut sedikit ulasanya.

1.    Printer Jenis  InkJet
Printer jenis ini menggunakan tinta untuk mencetak dengan kualitas hasil cetakannya rata-rata cukup bagus tergantung merek dan tipe printer. Printer inkjet ini umumnya menggunakan tinta jenis dye yang merupakan jenis tinta dengan kelebihan hasil cetakan warna yang sempurna tetapi cepat luntur dan kurang tahan terhadap perubahan cuaca . Jenis tinta lainnya adalah tinta pigmen yang mempunyai karakteristik tidak cepat luntur, tidak cepat memudar apabila terkena matahari, waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih cepat dibandingkan dengan tinta dye namun hasil cetakan warna tidak sebagus tinta dye. Gambar dibawah adalah printer jenis inkjet yang cukup populer (setidaknya yang pernah saya pake Mengenal Jenis Jenis Printer Image )Mengenal Jenis Jenis Printer ImageMenurut pengamatan penulis printer jenis inkjet merupakan jenis printer yang paling banyak digunakan di masyarakat hal ini kemungkinan besar disebabkan harga printer inkjet yang relative lebih murah yaitu mulai dari sekitar Rp 400.000.  Jenis Printer All In One dan Printer Inpus merupakan jenis printer inkjet yang lagi popular saat ini. Dengan printer all in one ini kita bisa mendapatkan fasilitas tambahan yaitu scanner dan fotocopy selain fasilitas printer.
Sedangkan untuk printer inpus biasanya digunakan oleh warnet atau rental komputer dengan pertimbangan printer jenis ini lebih ekonomis dari segi pemakaian tintanya sehingga biaya cetak menjadi lebih murah, terlebih lagi saat ini perusaan Epson telah mengeluarkan tipe Epson L100 dan Epson L200 yang merupakan tinta inpus dengan tinta original pertama di Indonesia.
2.    Printer Jenis Laser Jet
Printer laser adalah printer dengan bahan baku tinta berupa serbuk atau toner. Cara kerjanya yang mirip dengan mesin fotokopi  sehingga menjadikan printer ini mempunyai kelebihan dalam hal kecepatan mencetak dokumen yang lebih cepat bila dibandingkan dengan jenis printer lainnya selain itu kualitas hasil cetakannya juga sangat bagus dan tinta lebih cepat kering bila dibandingkan dengan printer inkjet.
Mengenal Jenis Jenis Printer ImageGambar disamping adalah salah satu contoh printer laser yang pernah saya pake (cuma pake doang ya, bukan punya sendiri..) yaitu Printer HP2605dn. Dari pengalaman printer laser ini lumayan awet, terbukti printer yang dibeli sekitar 3 tahun yang lalu ini masih saya pake bersama 20-an user lain dan masih tetep OK.
Satu kekurangan Printer Laser adalah harganya yang reltif lebih mahal bila dibandingkan dengan printer inkjet sehingga printer Laser umumnya hanya dipakai oleh instansi atau perkantoran saja.
3.    Printer Jenis Dot Matrik
Printer Dot-Matrix adalah jenis printer yang resolusi cetaknya masih sangat rendah hal ini disebabkan karena print head printer jenis ini terdiri dari jarum-jarum yang tersusun (sekitar 9-24 pin), nantinya jarum-jarum ini akan “memukul” pita (printer ribbon) sehingga membentuk sebuah karakter pada kertas. Printer jenis dot matrik memiliki kelebihan dari segi harga pita printer yang murah, awet digunakan terbukti dari beberapa printer dot matrik yang pernah saya temui sudah berumur diatas 8 tahun dan printer jenis ini bisa digunakan untuk mencetak kertas rangkap atau continuous form.
Mengenal Jenis Jenis Printer ImageDisamping kelebihan diatas Printer jenis dot matrik mempunyai kekurangan dalam hal kualitas cetakan yang tidak sebagus printer inkjet dan laserjet, printer jenis ini hanya cocok untuk mencetak dokumen berupa tulisan saja dan umumnya printer dot matrik hanya mempunyai satu warna, yaitu warna hitam. Ketika sedang mencetak, printer jenis ini mengeluarkan suara yang cukup keras yang ditimbulkan dari pergerakkan mekanik dan head printernya. Selain itu meskipun harga pita printernya cukup murah, harga printernya sendiri relatif mahal bila dibandingkan  dengan printer jenis inkjet.
Demikianlah sedikit ulasan tentang jenis-jenis printer yang ada dipasaran, pastinya dalam memilih printer adalah berdasarkan kebutuhan bukan hanya kualitas cetakan dan harga semata.

Printer L800 Epson

Harga Baru Printer Epson L800

Posted by Epsoners
Harga printer Epson L800 terbaru. Epson menghadirkan printer terbaru L800. Jika pada printer Epson L100 dan L200 ditujukan bagi kelas low end, maka Epson L800 ini hadir di kelas high end. Berat printer ini 6.2 kg, Dimension 537 x 188 x 289 mm
Harga printer Epson L800
Jenis printer Photo Inkjet L800 ini merupakan printer foto Epson yang hadir dengan 6 botol tinta yang masing masing berkapasitas 70ml, berbeda dengan Epson L100 dan L200 yang hanya memiliki empat botol. Printer ini mampu mencetak 1800 foto berukuran 4 R dan OS Compatibility Windows® 7 (32-bit, 64-bit) / Windows Vista® (32-bit, 64-bit) / Windows XP SP1 or higher (32-bit) / Windows XP Professional x64 Edition.

Epson L800 Inkjek terbaru ini dilengkapi teknologi Print Head Epson Micro Piezo, maksimum mencetak hingga 5760 x 1440 dpi dan memungkinkan print head untuk melepas butiran tinta dalam tiga ukuran berbeda. Untuk harga baru printer Epson L800 berkisar antara Rp 2.300.000 sampai Rp 2.750.000

Rabu, 04 Juli 2012

Pascal 100


1.
Program Dasar;
Uses WinCrt;
begin
end.
2.
Program Dasar;
Uses WinCrt;
begin
     writeln('Khoirul Arifin');
     writeln('--------------');
end.
3.
Program Contoh_Konstanta(Layar);
Uses WinCrt;
const
     potongan       = 0.2;
     gaji           = 60000;
     NamaPerusahaan = 'P.T Multi Sarana Tekhnik';
begin
     Writeln('Potongan = ',Potongan);
     Writeln('Gaji     = ',Gaji);
     Writeln('Nmam     = ',NamaPerusahaan);
  
end.
4.
Program Contoh_Konstanta_Terdefinisi(Layar);
Uses WinCrt;

begin
     Writeln('Nilai Logika Benar = ',True);
     Writeln('Nilai Logika Salah = ',False);
     Writeln('Nilai Maxint       = ',Maxint);
     Writeln('Nilai MaxLongint   = ',MaxLongint);
  
end.
5.
Program Contoh_Konstanta_Terdefinisi(Layar);
Uses WinCrt;
Var
   Total, Gaji, Tunjangan : Real;
   Menikah                : Boolean;
   JumlahAnak             : Integer;
   Keterangan             : String[25];

begin
     Gaji       := 60000;
     Menikah    := True;
     JumlahAnak := 3;
     Tunjangan  := 0.25 * Gaji + JumlahAnak * 30000.0;
     Total      := Gaji + Tunjangan;
     Keterangan := 'Karyawan Teladan';
     Writeln('Gaji Bulanan   : Rp',Gaji);
     Writeln('Tunjangan      : Rp',Tunjangan);
     Writeln('Total Gaji     : Rp',Total);
     Writeln('Sudah Menikah  : ',Menikah);
     Writeln('Jumlah Anak    : ',JumlahAnak);
     Writeln('Keterangan     :',Keterangan);
  
end.
6.
Program Contoh_Tipe_Data_Terdefinisi(Layar);
Uses WinCrt;
Type
    Pecahan     = Real;
    Logika      = Boolean;
    Bulat       = Integer;
    Huruf       = String[25];
Var
   Total, Gaji, Tunjangan : Real;
   Menikah                : Boolean;
   JumlahAnak             : Integer;
   Keterangan             : Huruf;

begin
     Gaji       := 60000;
     Menikah    := True;
     JumlahAnak := 3;
     Tunjangan  := 0.25 * Gaji + JumlahAnak * 30000.0;
     Total      := Gaji + Tunjangan;
     Keterangan := 'Karyawan Teladan';
     Writeln('Gaji Bulanan   : Rp',Gaji);
     Writeln('Tunjangan      : Rp',Tunjangan);
     Writeln('Total Gaji     : Rp',Total);
     Writeln('Sudah Menikah  : ',Menikah);
     Writeln('Jumlah Anak    : ',JumlahAnak);
     Writeln('Keterangan     :',Keterangan);
  
end.
7.
Program Contoh_Label(Layar);
Uses WinCrt;
Label
     100, Selesai;
Begin
     Writeln('Khoirul');
     Goto 100;
     Writeln('Misbach');
     Writeln('Putro');
100:
    Writeln('Arifin');
    Goto Selesai;
    Writeln('Banjari');
Selesai:
end.
8.
Program Contoh_Procedure(Layar);
Uses WinCrt;
Procedure Tambah(x,y : Integer;Var Hasil : Integer);
Begin
     Hasil := x + y;
end;
Var
   z : Integer;
Begin
     Tambah(2,3,z);
     Writeln('2+3= ',z);
end.
9.
Program Contoh_Fungsi(Layar);
Uses WinCrt;
Function
        Tambah(x,y : Integer) : Integer;
Begin
     Tambah := x+y;
end;
Begin
     Writeln('2+3= ',Tambah(2,3));
end.
10.
Program Hapus_Layar;
Uses WinCrt;
Begin
     ClrScr;
     Writeln('Khoirul Arifin');
     Writeln('--------------');
end.
11.
Program Penjumlahan_Langsung;
Uses WinCrt;
Var
   a,b,c : Integer;
Begin
     ClrScr;
     a :=2;
     b :=3;
     c :=a+b;
     Writeln('c = ',c);
end.
12.
Program Tipe_Data_Integer;
Uses WinCrt;
Var
   Jumlah : byte;
Begin
     Jumlah := 200;
     Writeln('Nilai JUMLAH = ',Jumlah);
end.
__________________________________________________________________________________13.
Program Tipe_Data_Numerik_Real;
Uses WinCrt;
Var
   Nilai1, Nilai2 : Real;
Begin
     Nilai1 := 12345678901.2345;
     Nilai2 := 12345;
     Writeln('Nilai1 = ',Nilai1);
     Writeln('Nilai2 = ',Nilai2);
end.
14.
ProGram Tipe_Data_Karakter;
Uses WinCrt;
Var
   SebuahKarakter : Char;
Begin
     SebuahKarakter := 'A';
     Writeln('Karakter tersebut = ',SebuahKarakter);
end.
__________________________________________________________________________________15.
Program Tipe_Data_String;
Uses WinCrt;
Var
   Tanggal      : String[10];
   Hari         : String[7];
   Pasaran      : String[6];
   Jarak        : Char;
Begin
     Tanggal    := '26-02-2012';
     Hari       := 'Minggu';
     Pasaran    := 'Kliwon';
     Jarak      := ' ';
     Writeln(Tanggal,Jarak,Hari,' ',Pasaran);
end.
16.
Program Data_Boolean;
Uses WinCrt;
Var
   Lagi : Boolean;
Begin
     Lagi := True;
     Writeln('Nilai Lagi = ',Lagi);
End.
17.
Program Karakter_Kontrol;
Uses WinCrt;
Begin
     Writeln(#75#72#79#73#82#85#76#32#65#82#73#70#73#78);
End.
18.
Program Kontrol_Karakter;
Uses WinCrt;
Var
   GantiBaris : Char;
Begin
     GantiBaris := #10;
     Writeln('Baris Pertama',GantiBaris,GantiBaris,#13,'Baris Ketiga');
End.
19.
Program Karakter_Kontrol;
Uses WinCrt;
Begin
     Writeln('Apakah Anda Mendengar Bunyi Bel 2 Kali ? ',^g#7)
End.
20.
Program Binary_Operator;
Uses WinCrt;
Begin
     Writeln(15*5);
     Writeln(20/3);
     Writeln(20 div 3);
     Writeln(20 mod 3);
End.
21.
Program Unary_Operator;
Uses WinCrt;
Begin
     Writeln(5+(-15));
End.
22.
Program Bitwise_Operator_Not;
Uses WinCrt;
Begin
     Writeln(not 0);
     Writeln(not 5);
     Writeln(not 18);
     Writeln(not -17);
End.
23.
Program Bitwise_and;
Uses WinCrt;
Begin
     Writeln(12 And 23);
End.
24.
Program Bitwise_or;
Uses WinCrt;
Begin
     Writeln(12 or 23);
End.
25.
Program Bitwise_xor;
Uses WinCrt;
Begin
     Writeln(12 xor 23);
End.
__________________________________________________________________________________26.
Program Bitwise_Shl;
Uses WinCrt;
begin
     Writeln(5 shl 6);
End.
27.
Program Bitwise_Shr;
Uses WinCrt;
Begin
     Writeln(160 Shr 6);
End.
28.
Program Relational_Operator;
Uses WinCrt;
Var
   a,b : Integer;
Begin
     a := 5;
     b := 3;
     Writeln(a=b);
     Writeln(a=5);
     Writeln(a<>b);
     Writeln(a>b);
     writeln(a>=b);
     Writeln(a<b);
     Writeln(a<=b);
End.
29.
Program Logical_Operator;
Uses WinCrt;
Begin
     Writeln(not True);
     Writeln(not False);
     Writeln(True And False);
     Writeln(True Or False);
     Writeln(True Xor False);
End.
30.
Program Address_Operator;
Uses WinCrt;
Type
    TipeString          = String[40];
    PointerString       = ^TipeString;
Var
   Nama         : TipeString;
   LetakNama    : PointerString;
Begin
     Nama       := 'Khoirul Arifin';
     LetakNama  := @Nama;
     Writeln('Nama Adalah      : ',Nama);
     Writeln('Nama Adalah      : ',LetakNama^);
End.
31.
Program STring_Operator;
Uses WinCrt;
Var
   Nama1, Nama2, Nama3 : String[15];
Begin
     Nama1  := 'Khoirul ';
     Nama2  := 'Arifin';
     Nama3  := Nama1 + Nama2;
     Writeln(Nama3)
End.
32.
Program Komentar;
Uses WinCrt;
Begin
     Writeln('Halo apa kabar ? ');
     Writeln('Program saya ini di beri komentar lho ..');
End.
33.
Program Statement_jamak;
Uses Wincrt;
Var
   Nilai                : Real;
   Keterangan, Komentar : String[25];
Begin
     Nilai      := 55.5;
     Keterangan := 'Tidak lulus';
     Komentar   := 'Mengecewakan';
     If Nilai > 60 Then
        Keterangan := 'Lulus';
        Komentar   := 'Memuaskan';
     Writeln('Keterangan : ',Keterangan);
     Writeln('Komentar   : ',Komentar);
End.
34.
Program Input1_data_keVariabel;
Uses WinCrt;
Var
   a, b : Integer;
   c    : Real;
   d    : String[10];
   e    :Char;
Begin
     Readln(a);
     Readln(b);
     Readln(c);
     Readln(d);
     Readln(e);
     Writeln;
     Writeln('a = ',a);
     Writeln('b = ',b);
     Writeln('c = ',c);
     Writeln('d = ',d);
     Writeln('e = ',e);
End.
35.
Program Input2_Konversi_celcius_fahrenheit;
Uses WinCrt;
Var
   c, f : Real;
Begin
     Write('Berapa Celcius ? ');
     Readln(c);
     F := 1.8 * c + 32;
     Writeln;
     Writeln(c,' Celcius adalah ',F,' Fahrenheit');
End.
36.
Program Input5(Input,Output);
Uses WinCrt;
Var
   Jawab_c : Char;
   Jawab_b : boolean;
Begin
     Write('Benar atau salah (B/S) ? ');
     Readln(Jawab_c);
     Jawab_b := (Jawab_c = 'b');
     Writeln('Yang anda maksud adalah : ',Jawab_b);
End.
37.
Program Tampil1(output);
Uses WinCrt;
Var
   Nama : String[15];
Begin
     Nama := 'Khoirul Arifin';
     Write('Nama : ');
     Write(Nama);
End.
38.
Program Tampil2(output);
Uses WinCrt;
Var
   Nama : String[15];
Begin
     Nama := 'Khoirul Arifin';
     Writeln('Nama : ');
     Writeln(Nama);
End.
39.
Program Tampil3(output);
Uses WinCrt;
Var
   Bulat1, Bulat2 : Integer;
Begin
     Bulat1     := 123;
     Bulat2     := 12345;
     Writeln(Bulat1, Bulat2);
End.
40.
Program Tampil5(output);
Uses WinCrt;
var
   Huruf1, Huruf2 : Char;
Begin
     Huruf1 :='a';
     Huruf2 :='b';
     Writeln(Huruf1,Huruf2);
End.
41.
Program Tampil6(output);
Uses WinCrt;
Var
   String1, String2 : String[10];
Begin
     String1 := 'Khoirul';
     String2 := ' Arifin';
     Writeln(String1,String2);
End.
42.
Program Tampil7(output);
Uses WinCrt;
Var
   Logika1, Logika2 : Boolean;
Begin
     Logika1 := True;
     Logika2 := False;
     Writeln(Logika1,Logika2);
End.
43.
Program Tampil8(output);
Uses WinCrt;
Var
   Ket1, Ket2 : Char;
Begin
     Ket1 := 'a';
     ket2 := 'b';
     Writeln(ket1:5,Ket2:10);
End.
44.
Program Tampil9(output);
Uses WinCrt;
Var
   Karakter : String[14];
Begin
     Karakter := 'Khoirul Arifin';
     Writeln('Nama : ',Karakter : 10);
End.
45.
Program Tampil10(output);
Uses WinCrt;
Var
   n : Integer;
Begin
     n := 275;
     Writeln('Jumlah Data = ',n:5);
End.
46.
Program Tampil11(output);
Uses WinCrt;
Var
   Nilai : Real;
Begin
     Nilai := 123.45;
     Writeln('Nilai Real = ',Nilai:12);
End.
47.
Program Tampil12(output);
Uses WinCrt;
Var
   Nilai : real;
Begin
     Nilai := 123.45;
     Writeln('Nilai Real = ',Nilai:12:3)
End.
48.
Program Tampil13(Output);
Uses WinCrt;
Var
   Nilai : Boolean;
Begin
     Nilai := True;
     Writeln('Nilai Boolean = ',Nilai:6);
End.
49.
Program Tampil14(output);
Uses WinCrt;
Begin
     ClrScr;
     Writeln('Khoirul Arifin');
End.
50.
Program Tampil15(output);
Uses WinCrt;
Begin
     ClrScr;
     Gotoxy(10,15);
     Writeln('Khoirul Arifin');
End.
_________________________________________________________________________________
51.
Program Tampil16(output);
Uses WinCrt;
Var
   Nilai : Integer;
Begin
     ClrScr;
     Gotoxy(10,15);
     Write('Masukkan Sebuah Nilai Integer ? ');
     Readln(Nilai);
     Gotoxy(10,15);
     ClrEol;
     Writeln('Anda Pintar !!');
End.
52.
Program Tampil17(Output);
Uses WinCrt;
Var
   Tekan : Char;
Begin
     ClrScr;
     Gotoxy(5,8);Writeln('Satu');
     Gotoxy(6,9);Writeln('Dua');
     Gotoxy(7,10);Writeln('Tiga');
     Gotoxy(8,11);Writeln('Empat');
     Gotoxy(9,12);Writeln('Lima');
     Gotoxy(10,13);Writeln('Enam');
     Gotoxy(11,14);Writeln('Tujuh');
     Gotoxy(12,15);Writeln('Delapan');
     Gotoxy(13,16);writeln('Sembilan');
     Gotoxy(14,17);Writeln('Sepuluh');
     Gotoxy(15,20);Write('Tekan Sembarang Tombol !!! ');
     Read(tekan);
     Gotoxy(20,20);
     ClrEol;
     Gotoxy(5,9);
    
End.
53.
Program Tampil18(Output);
Uses WinCrt;
Procedure Delline;
begin
     Writeln('    ');
end;
Var
   Tekan : Char;
Begin
     ClrScr;
     Gotoxy(5,8);Writeln('Satu');
     Gotoxy(5,9);Writeln('Dua');
     Gotoxy(5,10);Writeln('Tiga');
     Gotoxy(5,11);Writeln('Empat');
     Gotoxy(5,12);Writeln('Lima');
     Gotoxy(5,20);Write('Tekan Sembarang Tombol !!! ');Read(tekan);
     Gotoxy(5,20);ClrEol;
     gotoxy(5,9);DelLine;
End.
54.
Program Tampil19(Output);
Uses WinCrt;
Procedure InsLine;
begin
     gotoxy(5,10);Writeln('      ');
end;
Var
   Tekan : Char;
Begin
     ClrScr;
     Gotoxy(5,8);Writeln('Satu');
     Gotoxy(5,9);Writeln('Dua');
     Gotoxy(5,10);Writeln('Tiga');
     Gotoxy(5,11);Writeln('Empat');
     Gotoxy(5,12);Writeln('Lima');
     Gotoxy(5,20);Write('Tekan Sembarang Tombol !!! ');Readln(tekan);
     Gotoxy(5,20);ClrEol;
     gotoxy(5,10);InsLine;
End.
55.
Program Perulangan_Positip;
Uses WinCrt;
Var
   I : Integer;
Begin
     For i:= 1 to 5 do
     Begin
          writeln('Khoirul Arifin');
     End;
End.
56.
Program Perulangan_Positip_Dua_Statemen;
Uses WinCrt;
Var
   I : Integer;
Begin
     For i:= 1 to 5 do
     Begin
          Write(i);
          writeln('. Khoirul Arifin');
     End;
End.
57.
Program Perulangan_Positip_Dua_Statemen_Masuk_Tidak;
Uses WinCrt;
Var
   I : Integer;
Begin
     For i:= 1 to 5 do
          Write(i);
     writeln('. Khoirul Arifin');
End.
58.
Program Perulangan_Mengunakan_Tabel;
Uses WinCrt;
Var
   x,x2,x3 : Integer;
   Seperx  : Real;
Begin
     Writeln('---------------------------------');
     Writeln('  x      x*x    x*x*x       1/x  ');
     Writeln('---------------------------------');
     For x:=1 to 20 do
         Begin
              x2     := x*x;
              x3     := x*x*x;
              Seperx := 1/x;
              Writeln(x:3,x2:8,x:8,Seperx:12:3);
         End;
     Writeln('---------------------------------');
End.
59.
Program Perulangan_Mengunakan_Tabel_Tanpa_Statemen;
Uses WinCrt;
Var
   x : Integer;
Begin
     Writeln('---------------------------------');
     Writeln('  x      x*x    x*x*x       1/x  ');
     Writeln('---------------------------------');
     For x:=1 to 20 do
        Writeln(x:3,x*x:8,x*x*x:8,1./x:12:3);
     Writeln('---------------------------------');
End.
60.
Program Perulangan_Pertambahan_Nilai_Real;
Uses WinCrt;
Var
   x                   : Integer;
   Celcius, Fahrenheit : Real;
Begin
     Writeln(' ------------------------- ');
     Writeln('|  Celcius    Fahrenheit  |');
     Writeln(' ------------------------- ');
     Celcius := 0;
     For x:=1 to 10 do
         Begin
              Fahrenheit := 1.8 * Celcius + 32;
              Writeln(Celcius:8:2, Fahrenheit:14:2);
              Celcius := Celcius + 0.25;
         End;
     Writeln('---------------------------');
End.
61.
Program Perulangan_Negatip;
Uses WinCrt;
Var
   Celcius    : Integer;
   Fahrenheit : Real;
Begin
     Writeln(' ------------------------- ');
     Writeln('|  Celcius    Fahrenheit  |');
     Writeln(' ------------------------- ');
     Celcius := 0;
     For Celcius := 15 Downto 1 do
         Begin
              Fahrenheit := 1.8 * Celcius + 32;
              Writeln(Celcius:8, Fahrenheit:14:2);
         End;
     Writeln('---------------------------');
End.
62.
Program Perulangan_Tersarang;
Uses WinCrt;
Var
   I,J : Integer;
Begin
     For I:= 1 to 10 do
         Begin
              For J:= 1 to 6 do
                  Write(I:6, J:6);
              Writeln;
         End;
End.
63.
Program Struktur_Perulangan_While_do;
Uses WinCrt;
Var
   I : Integer;
Begin
     I := 0;
     While I < 5 Do
           Begin
                Writeln(I);
                I := I + 1;
           End;
End.
64.
Program Perulangan_While_do_Rata_Rata;

Uses WinCrt;

Var
   Nilai, Total, RataRata : Real;
   I, N                   : Integer;

Begin
     ClrScr;
     Write('Berapa Jumlah Data Yang Anda Masukkan ? ');
     Readln(n);
     Writeln;

     I     := 0;
     Total := 0;
     Nilai := 0;
     While i < n Do
           Begin
                i := i + 1;
                Write('Nilai data ke',i,' ? ');
                Readln(Nilai);
                Total := Total + Nilai;
           End;

               RataRata := Total/n;
              
               Writeln;
               Writeln('Total Nilai         = ',Total:8:2);Writeln;
               Writeln('Jumlah data         = ',n:4);Writeln;
               Writeln('Rata-rata nilai     = ',RataRata:8:2);Writeln;
               Writeln;
End.
65.
Program Perulangan_While_do_Rata_Rata_Komentar;
Uses WinCrt;
Var
   Nilai, Total, RataRata : Real;
   I, N                   : Integer;
   Lagi, T, Jawab            : Char;
Begin
     Lagi := 'Y';
     While (Lagi='Y') or (Lagi='y') do
           Begin
                ClrScr;
                Write('Berapa Jumlah Data Yang Anda Masukkan ? ');
                Readln(n);
                Writeln;
                I     := 0;
                Total := 0;
                Nilai := 0;
                While i < n Do
                      Begin
                           i := i + 1;
                           Write('Nilai data ke',i,' ? ');
                           Readln(Nilai);
                           Total := Total + Nilai;
                      End;
                      RataRata := Total/n;
                      Writeln;
                      Writeln('Total Nilai         = ',Total:8:2);Writeln;
                      Writeln('Jumlah data         = ',n:4);Writeln;
                      Writeln('Rata-rata nilai     = ',RataRata:8:2);Writeln;
                      Writeln;
                      Writeln('Anda Ingin Mengulang (Y/T) ? ');
                      Readln(Lagi);
                      ClrScr;
               if Lagi=T Then
                  ClrScr;
                  gotoxy(25,15);Writeln('TRIMAKASIH SEE U NEXT...!!!');            
           End;
end.
65.
Program Perulangan_While_do_Rata_Rata;
Uses WinCrt;
Var
   Nilai, Total, RataRata : Real;
   I, N                   : Integer;
   Lagi                   : Char;
Begin
     Lagi := 'Y';
     While (Lagi='Y') or (Lagi='y') do
           Begin
                ClrScr;
                Write('Berapa Jumlah Data Yang Anda Masukkan ? ');
                Readln(n);
                Writeln;
                I     := 0;
                Total := 0;
                Nilai := 0;
                While i < n Do
                      Begin
                           i := i + 1;
                           Write('Nilai data ke',i,' ? ');
                           Readln(Nilai);
                           Total := Total + Nilai;
                      End;
                      RataRata := Total/n;
                      Writeln;
                      Writeln('Total Nilai         = ',Total:8:2);Writeln;
                      Writeln('Jumlah data         = ',n:4);Writeln;
                      Writeln('Rata-rata nilai     = ',RataRata:8:2);Writeln;
                      Writeln;
                      Writeln('Anda Ingin Mengulang (Y/T) ? ');
                      Readln(Lagi);
                      ClrScr;
           End;
end.
66.
Program Repeat_Until;
Uses WinCrt;
Var
   I : Integer;
Begin
     I := 10;
     Repeat
           Writeln(I);
           I := I + 1;
     Until I < 5;
End.
67.
Program Struktur_While_do;
Uses WinCrt;
Var
   I : Integer;
Begin
     I := 10;
     While I < 5 Do
           Begin
                Writeln(I);
                I := I +1;
           End;
End.
68.
Program Repeat_Until_Blok_Ststemen;
Uses WinCrt;
Var
   Celcius, Fahrenheit : Real;
Begin
     Writeln('----------------------------');
     Writeln('   Celcius     Fahrenheit   ');
     Writeln('----------------------------');
     Celcius := 0;
     Repeat
           Begin
                Fahrenheit := 1.8 * Celcius + 32;
                Writeln(Celcius:8:2, Fahrenheit:14:2);
                Celcius:= Celcius + 0.5;
           End;
     Until Celcius > 5;
     Writeln('____________________________');
End.
69.
Program Perulangan_Struktur_Repeat_Until_Tersarang;
Uses WinCrt;
var
   a,b,c        : Real;
Begin
     Writeln('==================================');
     Writeln('   Sisi A     Sisi B     Sisi C   ');
     Writeln('----------------------------------');
     a := 1;
     Repeat
           b := 0;
           Repeat
                 c := Sqrt(a*a + b*b);
                 Writeln(a:8:2, b:11:2, c:11:2);
                 b := b+5;
           Until b >25;
           a := a +1;
     Until a > 3;
     Writeln('==================================');
End.
    __________________________________________________________________________
70.
Program Struktur_if_Then;
Uses WinCrt;
Var
   NilaiUjian : Real;
   Ket        : String[11];
Begin
     Ket := 'Tidak Lulus';
     Write('Nilai yang didapat? ');
     Readln(NilaiUjian);
     If NilaiUjian > 60 Then Ket := 'Lulus';
     Writeln(ket);
End.
71.
Program Struktur_If_Then_Komentar;
Uses WinCrt;
Var
   NilaiUjian  : Real;
   Ket         : String[11];
   Lagi,T,Jawab: Char;

Begin
     Lagi := 'Y';
     While (Lagi='Y') or (Lagi='y') do
           Begin
                Ket := 'Tidak Lulus';
                Write('Nilai yang didapat? ');
                Readln(NilaiUjian);
                If NilaiUjian > 60 Then Ket := 'Lulus';
                   Writeln(ket);
                   Writeln;  
                   Writeln('Ingin Mengulang (Y/T)? ');
                   Readln(Lagi);
                   ClrScr;
                   If Jawab=T Then
                      Writeln('Trims, see u next...!!!');
            End;
End.
72.
Program Penggunaan_Statemun_If_Then_Goto;
Uses WinCrt;
Label
     10;
Var
   R, T, Isi    : Real;
   Jawab        : Char;
Begin
     10: clrscr;
         Writeln;
         Write('Jari-jari Lingkaran ? ');
         Readln(R);
         Write('Tinggi Silinder     ? ');
         Readln(T);
         Isi := Pi * R * R * T;
         Writeln;
         Writeln('Isi Silinder = ',Isi:9:2);
         Writeln;
         Write('Menghitung Lagi (Y/T) ? ');
         Readln(Jawab);
         If (Jawab = 'Y') or (Jawab = 'y') Then
         Goto 10;
    
End.
73.
Program Sejumlah_Statemen_If_Then;
Uses WinCrt;
Var
   Pilihan      : Byte;
   R, L, T, Luas: Real;
Begin
     Gotoxy(10,2);Writeln('      <<<   PILIHAN    >>>    ');
     Gotoxy(10,4);Writeln('1. Menghitung Luas Lingkaran');
     Gotoxy(10,6);Writeln('2. Menghitung Luas Segitiga');
     Gotoxy(10,8);Writeln('3. Menghitung Luas Bujur-Sangkar');
     Gotoxy(10,10);Writeln('0.         SELESAI           ');
     Pilihan := 9;
     While (pilihan < 0) or (pilihan > 3) do
           begin
                Gotoxy(10,15);Write('Pilih nomor (0-3) ? ');Readln(Pilihan);
           end;

     ClrScr;
     If pilihan=1 Then
        Begin
             Write('Jari-jari Lingkaran ? ');
             Readln(R);
             Luas := PI * R * R;
             Writeln('Luas Lingkaran     = ',Luas:9:2);
        End;
     If Pilihan=2 Then
        Begin
             Write('Panjang sisi alas ? ');
             readln(L);
             Write('Tinggi Segitiga   ? ');
             Readln(T);
             Luas := 0.5 * L * T;
             Writeln('Luas segitiga    = ',Luas:9:2);
        End;
     If Pilihan=3 Then
        Begin
             Write('Panjang bujur sangkar ? ');
             readln(T);
             Write('Lebar Bujur sangkar   ? ');
             Readln(L);
             Luas := L * T;
             Write('Luas bujur sangkar   = ',Luas:9:2);
        End;   
End.
74.
Program Persamaan_Kuadrat_If_Then;
Uses WinCrt;
Var
   A,B,C,D,Z1,Z2,X1,X2 : Real;
   Lagi                : Char;
Begin
     Lagi := 'Y';
     While (Lagi='Y') or (Lagi='y') do
     Begin
          A := 0;
          While A=0 Do
          Begin
               Writeln;
               Write('Nilai A ? ');Readln(A);
          End;
          Write('Nilai B ? ');Readln(B);
          Write('Nilai C ? ');Readln(C);
          Writeln;
          D := B*B - 4*A*C;
          If D=0 Then
             Begin
                  X1 := -B/(2*A);
                  Writeln('Ada 2 akar kembar, yaitu : ');
                  writeln('X1 = X2 = ',X1:9:2);
             End
             Else
             Begin
                  If D > 0 Then
                     Begin
                          X1 := (-B + Sqrt(D))/(2*A);
                          X2 := (-B - Sqrt(D))/(2*A);
                          Writeln('Ada 2 akar real berlainan, yaitu : ');
                          writeln('x1 = ',x1:9:2);
                          writeln('x2 = ',x2:9:2);
                     End
                     Else
                     Begin
                          Z1 := -B / (2*A);
                          Z2 := Sqrt(-D) / (2*A);
                          Writeln('Ada dua akar imaginair berlainan, yaitu : ');
                          Writeln('X1 = ',Z1:9:2,' + ',Z2:9:2,'i');
                          Writeln('X2 = ',Z1:9:2,' - ',Z2:9:2,'i');
                     End
             End;
             Writeln;
             Write('Menghitung Lagi (Y/T) ? ');
             readln(Lagi);
             ClrScr;
     End;
End.
75.
Program Struktur_Case_Of;
Uses WinCrt;
Var
   Nilai : Char;
Begin
     Writeln('   GUNAKAN HURUF BESAR     ');
     Writeln('Nilai Huruf Yang Didapat ? ');
     Readln(Nilai);
     case Nilai of
          'A'  : writeln('Sangat baik');
          'B'  : writeln('baik');
          'C'  : writeln('Cukup');
          'D'  : writeln('Kurang');
          'E','F' : writeln('Gagal');
     end;
End.
76.
Program Case_Of_Calculator;
Uses WinCrt;
Var
   Nilai1, Nilai2, Hasil : Real;
   Operasi               : Char;
  
Begin
     ClrScr;
     Hasil := 0;
     Writeln('Operasi : | + | - | * | / |');
     Writeln;
     Writeln('Masukkan Nilai Dan Pilih Operasi Anda');
     Writeln('   N1 __  OP __ N2___  =    Hasil');
     Gotoxy(1,5);Writeln('[     ]');
     Gotoxy(10,5);Writeln('[ ]');
     Gotoxy(15,5);Writeln('[    ]');
     gotoxy(24,5);Writeln('=');
     Gotoxy(28,5);Writeln('[     ]');   

     Gotoxy(2,5);Readln(Nilai1);
     Gotoxy(11,5);Readln(Operasi);
     Gotoxy(16,5);Readln(Nilai2);

     Case Operasi Of
          '+' : Hasil := Nilai1 + Nilai2;
          '-' : Hasil := Nilai1 - Nilai2;
          '*' : Hasil := Nilai1 * Nilai2;
          '/' : Hasil := Nilai1 / Nilai2;
     End;

     Gotoxy(29,5);Writeln(Hasil:2:2);
End.
77.
Program Case_Of_Pembelian_Potongan;
Uses WinCrt;
Var
   Pembelian, Potongan : Integer;
Begin
     Writeln('Total Pembelian ? ');Readln(Pembelian);
     Writeln;
     Case Pembelian Of
          0..1000       : Potongan := 10;
          1001..10000 : Potongan := 500;
          10001..30000: Potongan := 2000;

     End;
     Writeln;
     Writeln('Jumlah Pembelian  = Rp',Pembelian:10);
     Writeln('Potongan          = Rp',Potongan:10);
     Writeln('                    -----------');
     Writeln('Jumlah dibayar    = Rp',Pembelian - Potongan:10);
End.
78.
Program Case_Of_Pilihan_Menu;
Uses WinCrt;
Var
   Pilihan                    : Byte;
   R,L,T,P,A,S,Luas,Volume    : Real;
   Lagi                       : Char;
Begin
     Lagi := 'Y';
     While (Lagi='Y') or (Lagi='y') do
Begin
     ClrScr;
     Writeln('SELAMAT DATANG DI PROGRAM LUAS DAN VOLUME BANGUN');
     Writeln;
     Gotoxy(16,2);Writeln('PILIHAN');
     Gotoxy(12,3);Writeln('1. Luas Lingkaran');
     Gotoxy(14,4);Writeln('2. Luas Segitiga');
     Gotoxy(16,5);Writeln('3. Luas Bujur Sangkar');
     Gotoxy(18,6);Writeln('4. Volume Kubus');
     Gotoxy(20,7);Writeln('5. Volume Balok');
     Gotoxy(22,8);Writeln('6. Volume Tabung');
     Gotoxy(24,9);Writeln('0. SELESAI');
     Writeln;

     Pilihan :=9;
     While (Pilihan < 0) Or (pilihan > 6) do
       Begin
            Gotoxy(10,10);Writeln('Pilih Nomer (0-6) ?');Readln(Pilihan);
       End;
       ClrScr;

       Case Pilihan Of

       1: Begin
               Write('Jari-Jari Lingkaran ? ');Readln(r);
               Luas := Pi * r * r;
               Writeln('Luas Lingkaran = ',Luas:2:2);
          End;
       2: Begin
               Write('Panjang Alas ? ');Readln(a);
               Write('Tinggi Segitiga ? ');Readln(t);
               Luas := 0.5 * a * t;
               Writeln('Luas Segitiga = ',Luas:2:2);
          End;
       3: Begin
               Write('Panjang Bujur Sangkar ? ');Readln(p);
               Write('Lebar Bujur Sangkar ? ');Readln(l);
               Luas := P * l;
               Writeln('Luas Bujur Sangakar = ',Luas:2:2);
          End;
       4: Begin
               Write('PanJang Sisi ? ');Readln(s);
               Volume := s * s * s;
               Writeln('Volume Kubus ? ',Volume:2:2);
          End;
       5: Begin
               Write('Panjang Balok ? ');Readln(p);
               Write('Lebar Balok ? ');Readln(l);
               Write('Tinggi Balok ? ');Readln(t);
               Volume := p * l * t;
               Writeln('Volume Balok = ',Volume:2:2);
          End;
       6: Begin
               Write('Jari-Jari Tabung ? ');Readln(r);
               Write('Tinggi Tabung ? ');Readln(t);
               Volume := Pi * r * r * t;
               Writeln('Volume Tabung = ',Volume:2:2);
          End;
          End;
          Writeln;
          Writeln('Ingin Mengulang (Y/T) ? ');Readln(Lagi);
          ClrScr;
   End;   
End.
79.
Program Case_Of_Pilihan_Menu;
Uses WinCrt;
Var
   Pilihan                     : Byte;
   R,L,T,P,A,S,B,d1,d2,Luas    : Real;
   Lagi                        : Char;
Begin
     Lagi := 'Y';
     While (Lagi='Y') or (Lagi='y') do
Begin
     ClrScr;
     Writeln('SELAMAT DATANG DI PROGRAM LUAS');
     Writeln;
     Gotoxy(16,2);Writeln('PILIHAN');
     Gotoxy(12,3);Writeln('1. Luas Lingkaran');
     Gotoxy(14,4);Writeln('2. Luas Segitiga');
     Gotoxy(16,5);Writeln('3. Luas Bujur Sangkar');
     Gotoxy(18,6);Writeln('4. LuasPersegi Panjang');
     Gotoxy(20,7);Writeln('5. Luas Jajaran Genjang');
     Gotoxy(22,8);Writeln('6. Luas Belah Ketupat');
     Gotoxy(24,9);Writeln('7. Luas Layang-Layang');
     Gotoxy(26,10);Writeln('8. Luas Trapesium');
     Gotoxy(28,11);Writeln('0. SELESAI');
     Writeln;

     Pilihan := 9;
     While (Pilihan < 0) Or (pilihan > 8) do
       Begin
            Gotoxy(10,12);Writeln('Pilih Nomer (0-8) ?');Readln(Pilihan);
       End;
       ClrScr;

       Case Pilihan Of

       1: Begin
               Write('Jari-Jari Lingkaran ? ');Readln(r);
               Luas := Pi * r * r;
               Writeln('Luas Lingkaran = ',Luas:2:2);
          End;
       2: Begin
               Write('Panjang Alas ? ');Readln(a);
               Write('Tinggi Segitiga ? ');Readln(t);
               Luas := 0.5 * a * t;
               Writeln('Luas Segitiga = ',Luas:2:2);
          End;
       3: Begin
               Write('Panjang Bujur Sangkar ? ');Readln(p);
               Write('Lebar Bujur Sangkar ? ');Readln(l);
               Luas := P * l;
               Writeln('Luas Bujur Sangakar = ',Luas:2:2);
          End;
       4: Begin
               Write('PanJang ? ');Readln(p);
               Write('Lebar ? ');Readln(l);
               Luas := p * l;
               Writeln('Luas Persegi Panjang ? ',Luas:2:2);
          End;
       5: Begin
               Write('Panjang alas ? ');Readln(p);
               Write('Tinggi ? ');Readln(t);
               Luas := a * t;
               Writeln('Luas Jajaran Genjang = ',Luas:2:2);
          End;
       6: Begin
               Write('Diagonal 1 ? ');Readln(r);
               Write('Diagonal 2 ? ');Readln(t);
               Luas := 0.5 * d1 * d2;
               Writeln('Luas Belah Ketupat = ',Luas:2:2);
          End;
       7: Begin
               Write('Diagonal 1 ? ');Readln(d1);
               Write('Diagonal 2 ? ');Readln(d2);
               Luas := 0.5 * d1 * d2;
               Writeln('Luas Layang-Layang = ',Luas:2:2);
          End;
       8: Begin
               Write('Panjang alas ? ');readln(a);
               Write('Panjang Bangun Atas ? ');Readln(b);
               Write('Tinggi Bangun ? ');Readln(t);
               Luas := (a +  b) / 2 * t;
               Writeln('Luas Trapesium = ',Luas:2:2);
          End;
          End;
          Writeln;
          Writeln('Ingin Mengulang (Y/T) ? ');Readln(Lagi);
          ClrScr;
   End;   
End.
80.
Program Merangakai_Nilai_string;
Uses WinCrt;
Const
     Jenis = 'Khoirul Arif';
     Nama  = 'Misbach Putro';
Var
   Sifat    : String[20];
   Kalimat  : String[80];
Begin
     Sifat := 'baik Dan Pendiam';
     Kalimat := Jenis+' '+Nama+' '+'Adalah Anak '+Nama+' '+Sifat;
     Writeln(Kalimat);
End.
81.
Program Penyeleksian_Kondisi_Ungkapan_String;
Uses WinCrt;
Var
   NamaBahasa : String[20];
Begin
     Write('Bahasa apa yang anda pergunakan ? ');
     Readln(NamaBahasa);
     If NamaBahasa = 'Pascal' Then
        Writeln('Benar !!!')
     Else
         Writeln('Salah !!!');
End.
82.
Program Seleksi_String_Kode_ASCII;
Uses WinCrt;
Var
   NamaAnda, NamaTeman : String[30];
Begin
     Write ('Nama Anda ? ');Readln(NamaAnda);
     Write('Nama Teman ? ');Readln(NamaTeman);
     If NamaAnda = NamaTeman Then
        Write('Nama Anda Sama Dengan Nama Teman Anda');
     If NamaAnda < NamaTeman Then
        Write('Nama Anda Urutannya Lebih Kecil Dari Teman Anda');
     If NamaAnda > NamaTeman Then
        Write('Nama Anda Urutannya Lebih Besar Dari Teman Anda');
End.
83.
Program Prosedur_Standart_Delete;
Uses WinCrt;
var
   Bahasa               : String[14];
   Urutan, Posisi       : Integer;
Begin
     Bahasa     := 'Khoirul Arifin';
     For Urutan := 1 to 14 do
     Begin
          Posisi := 16 - Urutan;
          Delete(Bahasa, Posisi, 1);
          Writeln(Bahasa);
     End;
End.
84.
Program Prosedur_Standar_Insert;
Uses WinCrt;
Var
   Nama : String[20];
Begin
     Nama := 'Khoirul Arifin MP';
     Writeln(Nama);
     Insert('.',Nama, 17);
     Writeln(Nama);
End.
85.
Program Prosedure_Standar_Str;
Uses WinCrt;
Var
   Nilai1, Nilai2 : Integer;
   X1, X2         : String[5];
Begin
     Nilai1 := 1234;
     Nilai2 := 567;
     Writeln(Nilai1+Nilai2);
     Str(Nilai1:4,X1);
     Str(Nilai2:4,X2);
     Writeln(X1+X2);
End.
86.
Program Prosedur_Standar_Val;
Uses WinCrt;
Var
   NilaiString   : String[6];
   NilaiReal    : Real;
   PosisiSalah  : Integer;
Begin
     NilaiString        := '123.45';
     Val(NilaiString, NilaiReal, PosisiSalah);
     Writeln('Nilai string : ',NilaiString);
     Writeln('Nilai Real   : ',NilaiReal);
     Writeln('Posisi Salah : ',PosisiSalah);
End.
87.
Program Prosedur_Standar_Val_ilai_Salah;
Uses WinCrt;
Var
   NilaiString   : String[6];
   NilaiReal    : Real;
   PosisiSalah  : Integer;
Begin
     NilaiString        := '123.K5';
     Val(NilaiString, NilaiReal, PosisiSalah);
     Writeln('Nilai string : ',NilaiString);
     Writeln('Nilai Real   : ',NilaiReal);
     Writeln('Posisi Salah : ',PosisiSalah);
End.
88.
Program Fungsi_Standar_Copy;
Uses WinCrt;
Var
   Karakter     : String[26];
Begin
     Karakter := 'ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ';
     Writeln(Karakter);
     Writeln(Copy(Karakter,5,3));
     Writeln(Copy(Karakter,10,13));
     Writeln(Copy(Karakter,1,26));
End.
__________________________________________________________________________-
89.
Program Standar_Copy_Untuk_Animasi_Karakter;
Uses WinCrt;
Var
   Kalimat     : String[12];
   Huruf        : Char;
   I,J          : Integer;
Begin
  Kalimat := 'Turbo Pascal';
 
    For i:= 1 to 13 Do
      Begin
         Writeln(Copy(Kalimat,I,1));
          For J:= 79 DownTo 33+I Do
            Begin
              Gotoxy(J,10);
              Writeln(Huruf,' ');
            End;
      End;
End.
90.
Program Standar_ConCat;
Uses WinCrt;
Const
     Nama = ' "Rumahku....... "';
     Dll  ='Adalah Surgaku';
Begin
     Writeln(ConCat('Pribahasa ',Nama,' Terusannya ',Dll));
End.
91.
Program Fungsi_Standar_Pos;
Uses WinCrt;
Const
    Alphabetik = 'ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ';
    Kar1       = 'FGHI';
    Kar2       = 'F';
    Kar3       = 'JUGA';
    Kar4       = 'DCB';
    Kar5       = 'PQRST';
Begin
  Writeln(Alphabetik);
  Writeln;
  Writeln(kar1,' ada di posisi ke ',pos(kar1,Alphabetik));
  Writeln(kar2,' ada di posisi ke ',pos(kar2,Alphabetik));
  Writeln(kar3,' ada di posisi ke ',pos(kar3,Alphabetik));
  Writeln(kar4,' ada di posisi ke ',pos(kar4,Alphabetik));
  Writeln(kar5,' ada di posisi ke ',pos(kar5,Alphabetik));
End.
92.
Program Fungsi_Pos_Jawaban;
Uses WinCrt;
Var
   Feet, Meter : Real;
   Lagi        : Char;
Begin
   Lagi := 'Y';
   While (Lagi='Y') or (Lagi='y') do
   Begin
      Writeln;
      Write('Berapa Feet ? ');
      Readln(Feet);
      Meter := Feet * 3.281;
      Writeln(Feet:7:2,' Feet dalah ',Meter:9:3,' meter');
      Writeln;
      Lagi := ' ';
      While Pos(Lagi,'YyTt') = 0 do
      Begin
         Write('Menghitung Lagi (Y/T)? ');
         Readln(Lagi);
      End;
   End;
End.
93.
Program Fungsi_Pos_Jawaban;
Uses WinCrt;
Var
   Feet, Meter, Inch, cm, mm : Real;
   Lagi        : Char;
Begin
   Lagi := 'Y';
   While (Lagi='Y') or (Lagi='y') do
   Begin
      Writeln;
      Write('Berapa Feet ? ');
      Readln(Feet);
      Writeln;
      Write('Berapa Inch ? ');
      Readln(Inch);
      Writeln;
      Meter := Feet * 3.281;
      Writeln(Feet:7:2,' Feet adalah ',Meter:9:3,' meter');
      Writeln;

      cm := Inch * 2.54;
      Writeln(Inch:7:2,' Inch adalah ',cm:9:3,' cm');
      Writeln;

      Lagi := ' ';
      While Pos(Lagi,'YyTt') = 0 do
      Begin
         Write('Menghitung Lagi (Y/T)? ');
         Readln(Lagi);
         ClrScr;
      End;
   End;
End.
94.
Program Standar_Length;
Uses WinCrt;
Var
   Nama_Anda : String[50];
Begin
   Write ('Masukkan Nama Anda ? ');
   Readln(Nama_Anda);
   Writeln('Panjang Nama Anda Adalah ',Length(Nama_Anda),' Karakter');
End.
95.
Program Run_Time_Error;
Uses WinCrt;
Var
   N, I, Faktorial : Integer;
Begin
   Writeln('Berapa Faktorial ? ');Readln(N);
   Faktorial := 1;
   For I:= 2 to n do Faktorial := Faktorial * I;
   Writeln;
   Writeln(N,' Faktorial = ',Faktorial);
End.
96.
Program Run_Time_Error_Diabaikan;
Uses WinCrt;
Var
   N, I, Faktorial : Integer;
   HasilIO         : Integer;
Begin
   Repeat
   {$I-}
   Writeln('Berapa Faktorial ? ');Readln(N);
   {$I+}

   HasilIO := IOResult;
   If HasilIO <> 0 Then
      Writeln('Data yang dimasukkan salah, ulangi !!!');

   Until HasilIO = 0;

   Faktorial := 1;
   For I:= 2 to n do Faktorial := Faktorial * I;
   Writeln;
   Writeln(N,' Faktorial = ',Faktorial);
End.
97.
Program Menunggu_Tekan_Tombol_Enter;
Uses WinCrt;
Begin
   Write('Tekanlah Tombol Enter...');Readln;
   ClrScr;
   Writeln('Halo apa Kabar ? ');
End.
98.
Program Menunggu_Tekan_Tombol_Sembarang;
Uses WinCrt;
Var
   I : Integer;
Begin
   While Not KeyPressed Do
         Writeln('Tekan Tombol Sembarang Untuk Berhenti ...');
End.
99.
Program Keypressed_Mempertahankan_tampilan_Layar;
Uses WinCrt;
Var
   X : Integer;
Begin
   Clrscr;
   Writeln('----------------------');
   Writeln('   X    X^2    X^3    ');
   Writeln('----------------------');
   For X:=1 to 30 do
      Begin
         If X=16 Then
         Begin
            Writeln;
            Writeln('Tekan sembarang tombol ...');
            Repeat Until Keypressed;
            Clrscr;
            Writeln('-----------------------');
            Writeln('   x    x^2    x^3     ');
            Writeln('-----------------------');
         End;
         Writeln(x:4,x*x:6,x*x*x:8);
      End;
End.
100.
Program Fungsi_standar_keypressed;
Uses WinCrt;
Var
   Tekan : Char;
Begin
   writeln('hallo apa kabar ? ');
   writeln;
   writeln('tekan sembarang tombol untuk mengetahui nama saya ...!!!');
   tekan := readkey;
   writeln;
   writeln('nama saya adalah Khoirul arief misbach putro');
end.
101.
Program Fungsi_standar_keypressed_memasukkan_tanpa_terlihat;
Uses WinCrt;
Var
   Tekan : Char;
Begin
   writeln;
   writeln('tekan sembarang tombol ...!!!');
   tekan := readkey;
   writeln;
   writeln('Yang anda tekan adalah tombol ',tekan);
end.
         --------------------------------------BERSAMBUNG -----------------------------------------